Radarjombang.id – Proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Kabuh–Tapen mulai dikebut.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang memastikan bulan depan sudah dimulai proses pemilihan konsultan perencana teknis untuk menyusun dokumen detail engineering design (DED).
Kepala Dishub Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Yohan Kartika menegaskan, tahapan perencanaan menjadi pintu masuk sebelum proyek senilai Rp 2,5 miliar dari APBD 2026 itu dilelang.
”Bulan depan sudah masuk pemilihan penyedia untuk konsultan perencana. Jadwalnya sampai Maret,” ujarnya.
Setelah dokumen DED rampung, proyek akan dilanjutkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang untuk proses tender.
”Insya Allah pengadaannya nanti menggunakan tender umum atau lelang,” imbuh Yohan.
Dalam penyusunan perencanaan, dishub akan menghitung biaya riil proyek berdasarkan pagu anggaran yang sudah ditetapkan.
Perhitungan itu disesuaikan dengan kebutuhan lapangan dan harga terkini untuk menentukan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
”Biaya riilnya dihitung dari pagu yang ada di APBD, disesuaikan harga dan kebutuhannya, sehingga sesuai HPS,” jelasnya.
Dishub menargetkan dokumen DED selesai pada triwulan pertama 2026, termasuk survei dan kajian teknis. Proyek PJU Kabuh–Tapen sendiri masuk dalam 12 paket Proyek Strategis Daerah (PSD) Jombang tahun 2026.
Pemasangan PJU di ruas jalan tersebut diharapkan menjawab keluhan minim penerangan yang selama ini dirasakan warga. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto