Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Telan Rp 67 Miliar, Proyek Jalan IJD Kabuh-Tapen Jombang yang Baru Dibangun Sudah Rusak

Achmad RW • Rabu, 21 Januari 2026 | 07:37 WIB

 

Proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) di ruas Kabuh–Tapen, Jombang, senilai Rp 67 miliar, kondisinya sudah rusak meski baru sekitar dua tahun selesai dibangun.
Proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) di ruas Kabuh–Tapen, Jombang, senilai Rp 67 miliar, kondisinya sudah rusak meski baru sekitar dua tahun selesai dibangun.

 

Radarjombang.id – Proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) di ruas Kabuh–Tapen, Jombang, senilai Rp 67 miliar, kondisinya sudah rusak meski baru sekitar dua tahun selesai dibangun.

Di sejumlah titiknya, permukaan jalan cor beton sudah retak, bahkan membentuk lubang jalan cukup dalam.

Pantauan di lokasi Senin (19/1) siang, sejumlah titik cor mulai muncul retakan parah. Beberapa lainnya bahkan muncul membentuk lubang cukup dalam sehingga membahayakan pengguna jalan, terutama pengguna roda dua.

”Kalau yang gumpil-gumpil hampir merata ini dari barat ke timur, di bagian sambungan utamanya,” terang Yadi, 45, warga setempat.

Salah satu titik kerusakan parah ditemukan di ruas Desa Kauman, Kecamatan Kabuh. Di lokasi ini, terdapat sedikitnya dua blok cor beton rusak parah.

Retakan melebar hingga menimbulkan lubang. ”Retakannya parah. Awalnya hanya rusak kecil lama-kelamaan semakin parah,” bebernya.

Selain itu, kerusakan dipicu lalu lalang kendaraan berat yang setiap harinya melintas di jalur tersebut. ”Tiap hari banyak kendaraan besar lewat sini,” tandasnya.

Ia berharap kerusakan jalan segera diperbaiki. Sebab membahayakan pengguna jalan. ”Apalagi kalua malam, lubangnya tidak begitu terlihat, jadi rawan sekali,” tegasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang, Agung Setiadji, mengaku baru mengetahui adanya kerusakan. ”Terima kasih laporannya, sebelumnya memang belum ada laporan, dan kami akan segera melakukan pengecekan,” jelasnya.

Agung menegaskan, meski proyek dikerjakan pemerintah pusat, setelah masa pemeliharaan selesai setahun, tanggung jawab beralih ke Pemkab Jombang.

”Jadi secara teori memang sudah tanggung jawab Pemkab Jombang, namun kita tetap akan koordinasi dengan temen-teman kementerian untuk perbaikannya nanti,” katanya.

Ia menduga kerusakan dipicu beban kendaraan yang berlebihan. ”Jadi kalau melihat kerusakan yang sampai ke tengah begitu, sepertinya karena kelebihan beban,” tambahnya.

Untuk perbaikan, pihaknya berencana melakukan penambalan sementara.

”Untuk tekniknya mungkin di awal kita tambal dulu, pakai sealant lah paling tidak, namun kalau tetap tidak bisa ya dibongkar satu blok untuk dicor ulang,” pungkasnya.

Diketahui, proyek preservasi jalan Kabuh–Tapen ini menelan anggaran Rp 65,7 miliar dari Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur. Pekerjaan rampung akhir 2023 oleh PT Rama Abdi Pratama, perusahaan asal Bekasi. (riz/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#ijd #proyek ijd #perbaikan jalan #Jombang #Proyek jalan #kabuh #tapen