Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dilanda Hujan Berhari-hari, Dinas Pertanian Jombang Catat Ada 307 Hektare Sawah Tergenang Banjir

Anggi Fridianto • Sabtu, 17 Januari 2026 | 07:56 WIB
MULAI SURUT: Kondisi sawah di Dusun Mernung Lor Desa Sumbernongko Kecamatan Ngusikan mulai surut usai tergenang banjir.
MULAI SURUT: Kondisi sawah di Dusun Mernung Lor Desa Sumbernongko Kecamatan Ngusikan mulai surut usai tergenang banjir.

 

 

Radarjombang.id – Genangan banjir masih membekap lahan pertanian di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang.

Hingga Jumat (16/1), sejumlah wilayah masih dilaporkan tergenang banjir. Data terbaru Dinas Pertanian mencatat, luas sawah tergenang mencapai 307,11 hektare.

Sebaran terjadi di delapan desa pada tiga kecamatan. Kecamatan Ngusikan menjadi wilayah terdampak paling luas, disusul Kecamatan Ploso dan Kesamben.

Di Kecamatan Kesamben, genangan terjadi di Desa Carangrejo dan Watudakon seluas sekitar 25 hektare. Salah satu titik paling parah berada di Dusun Kandangan, Desa Carangrejo. Air masih menutup area persawahan hingga kemarin.

”Di Dusun Kandangan masih tergenang. Hari ini saya pantau, air belum sepenuhnya surut,” kata Kepala Desa Carangrejo Kesamben Jombang Supriaji.

Sejumlah petani mengaku pasrah melihat tanaman padi terendam banjir berhari-hari. Sebagian batang mulai menguning, sebagian lagi roboh tak mampu bertahan. Petani harus menderita kerugian besar lantaran tanamannya rusak.

”Harapan kami ada perhatian dari Pemkab Jombang, khususnya untuk petani yang padinya mati akibat banjir,” ujarnya.

Situasi serupa juga terjadi di Kecamatan Ngusikan. Genangan merendam areal sawah di Desa Kedungbogo, Ketapangkuning, Keboan, dan Sumbernongko.

Total luas terdampak di wilayah ini mencapai 151,11 hektare. Total sawah puso di Kecamatan Ngusikan mencapai 65 hektare.

Sementara itu, di Kecamatan Ploso, banjir merendam area persawahan di Desa Jatigedong dan Gedongombo dengan total luas sekitar 131 hektare. Beberapa titik mulai surut.

Kepala Dinas Pertanian Jombang M Rony menjelaskan pendataan terus dilakukan sejak awal hingga 15 Januari kemarin.

Tim lapangan mencatat tidak semua sawah tergenang berujung gagal panen. ”Total sawah tergenang 307,11 hektare. Dari seluruh lokasi, padi yang mengalami puso ada di Kecamatan Ngusikan seluas 65 hektare,” jelas Rony.

Ia menambahkan, proses asesmen lapangan masih berjalan. Hasil pendataan akan menjadi dasar penyaluran bantuan benih untuk petani terdampak. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu petani kembali menanam setelah air benar-benar surut.

”Tim masih bergerak di lapangan. Laporan hari ini air mulai surut di beberapa titik,” pungkasnya.(ang/naz)

 

 

 

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#banjir #sawah kebanjiran #dinas pertanian #Sawah Terendam #Jombang #Pemkab Jombang #Kabupaten Jombang #Kecamatan Ploso #kecamatan ngusikan