Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

PJU Jalur Arteri Nasional di Perak Jombang Dibiarkan Padam, Jalanan Jadi Gelap Gulita

Ainul Hafidz • Minggu, 4 Januari 2026 | 08:37 WIB
Kondisi jalur arteri nasional di Perak, Jombang yang gelap gulita karena PJU dibiarkan padam
Kondisi jalur arteri nasional di Perak, Jombang yang gelap gulita karena PJU dibiarkan padam

RadarJombang.id – Sejumlah titik penerangan jalan umum (PJU) jalan nasional di Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Jombang padam.

Kondisi tersebut membuat ruas jalan yang ramai dilintasi kendaraan menjadi gelap gulita, terutama pada malam hari.

Pantauan di lokasi, sedikitnya hampir 10 titik PJU dilaporkan tidak menyala.

Akibatnya, pengendara terpaksa mengandalkan penerangan dari lampu kendaraan masing-masing.

”Sudah sejak dua mingguan mati PJU-nya,” ujar Muklas, salah seorang warga setempat, (31/12).

Muklas mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab padamnya lampu penerangan tersebut.

Namun, kondisi jalan yang gelap dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

”Mudah-mudahan segera diperbaiki, karena di sini ramai yang lewat. Rawan kecelakaan kalau malam gelap,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kartika, membenarkan adanya PJU yang padam di jalan nasional di Desa Temuwulan. Namun, ia menegaskan tidak seluruh ruas jalan mengalami pemadaman.

’’Itu padam separo, jadi tidak sepanjang ruas,’’ kata Yohan.

Padamnya PJU tersebut disebabkan kecelakaan lalu lintas yang merusak infrastruktur pendukung penerangan jalan.

”Ada kendaraan yang menabrak tiang beserta meter listriknya sampai hancur. Sekarang kami masih menunggu pemasangan tiang dan meteran listriknya,” ujarnya.

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah bus. Terkait kepemilikan aset, PJU di jalan nasional merupakan aset pemerintah pusat.

Sementara biaya listriknya dibebankan kepada pemerintah daerah.

”Untuk PJU itu asetnya ikut pusat, tapi listriknya menjadi tanggungan pemerintah daerah. Karena meteran listriknya rusak, akhirnya lampu padam,” terangnya.

Terkait penggantian kerusakan akibat kecelakaan, pihaknya mengaku hingga kini belum bisa memastikan siapa yang akan bertanggung jawab.

Namun, perbaikan tetap akan dilakukan agar PJU dapat segera difungsikan kembali.

”Kalau menunggu ganti rugi dan proses administrasi, tidak akan selesai-selesai. Yang penting sekarang kita fungsikan dulu,” ucapnya. (fid/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Padam #Jalur Arteri #Jombang #PJU #Nasional