Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jembatan Jl Basuki Rahmad Jombang Bolong, Selama Perbaikan Jalan Nasional Ditutup Sementara

Achmad RW • Kamis, 25 Desember 2025 | 01:11 WIB

Jembatan jalan nasional di Jl Basuki Rahmad di Desa Jabon, Kecamatan Jombang yang rusak dan akan diperbaiki mulai besok
Jembatan jalan nasional di Jl Basuki Rahmad di Desa Jabon, Kecamatan Jombang yang rusak dan akan diperbaiki mulai besok

RadarJombang.id – Ruas Jalan Raya Basuki Rahmad, Kabupaten Jombang, ditutup sementara selama tiga hari mulai Kamis (25/12) hingga Sabtu (27/12).

Penutupan dilakukan menyusul adanya pekerjaan perbaikan lantai Jembatan Jabon yang berada di jalur nasional penghubung Surabaya–Madiun.

Penutupan jalan nasional tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju wilayah barat Pulau Jawa maupun sebaliknya dialihkan ke sejumlah jalur alternatif.

Petugas di lapangan telah disiagakan untuk mengatur arus kendaraan dan memberikan arahan kepada pengguna jalan.

Baca Juga: Awas! Jalan Nasional di Jombang Berlubang, Pengendara Surabaya–Madiun Wajib Ekstra Hati-Hati

PPK 4.2 Provinsi Jawa Timur Satker PJN dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Siti Sekar Gondo Arum, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan karena kondisi kerusakan pada lantai jembatan yang membutuhkan penanganan segera.

“Penutupan Jalan Basuki Rahmad akan dimulai pada Kamis (25/12) sampai Sabtu (27/12) untuk perbaikan Jembatan Jabon,” ungkap Sekar.

Selama masa penutupan, pihaknya akan memfokuskan pekerjaan pada penambalan lubang di lantai jembatan menggunakan metode patching beton.

Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu singkat agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas terlalu lama.

Baca Juga: Jalan Kabupaten di Jombang Serasa Jalan Nasional, Bikin Kerusakan Jalan Makin Cepat

“Perbaikan lantai jembatan dengan patching beton. Kemarin memang ada kerusakan, sehingga kami reaksi cepat melakukan perbaikan segera,” lontarnya.

Menurut Sekar, Jembatan Jabon merupakan jalur vital yang setiap harinya dilalui kendaraan berat, termasuk truk bermuatan besar dari arah Surabaya menuju kawasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Kondisi tersebut membuat perbaikan tidak bisa ditunda demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Jembatan Jabon ini akses utama kendaraan berat, sehingga perbaikannya sangat mendesak,” jelasnya.

Ia menambahkan, perbaikan saat ini difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah.

Sementara untuk penanganan lanjutan, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Untuk pekerjaannya yang di titik rusak dulu, sambil kami akan koordinasi untuk perbaikan selanjutnya,” pungkas Sekar.

Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu-rambu pengalihan arus serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama masa penutupan berlangsung.

Selain itu, pengendara diharapkan mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kemacetan di jalur alternatif. (riz)

Editor : Achmad RW
#pengalihan jalur #Jembatan #Jalan nasional #Jombang #ditutup #Perbaikan