Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tak Sebanding dengan Biaya Operasional, Pendapatan Tirta Wisata Jombang Bikin Pemkab Tekor

Ainul Hafidz • Jumat, 12 Desember 2025 | 15:15 WIB

 

MATI SURI: Kondisi aset Tirta Wisata di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan yang nganggur.
MATI SURI: Kondisi aset Tirta Wisata di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan yang nganggur.
 

 

Radarjombang.id – Pendapatan dari aset Taman Tirta Wisata di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, hingga menjelang akhir tahun masih terbilang minim.

Sejak Januari, pemasukan belum mencapai Rp 15 juta. Pendapatan tersebut tak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan pemkab untuk pemeliharaan dan gaji pegawai setiap tahunnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jombang Bambang Nurwijanto menyebutkan, sejak Januari hingga Rabu (10/12), pemasukan baru mencapai Rp 14.530.000.

Angka tersebut dinilai kecil untuk aset daerah seluas 3,5 hektare yang memiliki fasilitas kolam renang, water slide, serta dijaga sembilan petugas dari pemkab. Meski begitu, capaian itu sedikit lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

”Untuk 2024 itu (pendapatan) Rp 8.150.000, sedangkan 2025 dari Januari sampai hari ini (kemarin) Rp 14.530.000,” jelasnya, Rabu (10/12).

Menurut Bambang, sumber pendapatan praktis hanya berasal dari kolam renang. Itu pun pengunjung lebih banyak datang saat akhir pekan.

”Jadi di sana yang masih bisa dan menyumbang pendapatan itu kolam renang.

Itu pun mungkin hanya Sabtu–Minggu saja. Tempat berenang masih ada orang datang, biarpun hanya akhir pekan yang ramai,” imbuhnya.

Sementara wahana water slide yang sebelumnya menjadi daya tarik utama, belum memberikan kontribusi berarti. ”Kayaknya dari kolam renang saja yang ramai,” tambah Bambang.

Meski pendapatan minim, sembilan petugas dari pemkab tetap berjaga di lokasi. Kondisi ini membuat pemasukan tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan pemkab per tahun.

Pemerintah daerah masih berupaya mencari solusi agar aset Tirta Wisata lebih produktif.

Salah satunya dengan menawarkan pengelolaan kepada pihak ketiga. ”Pemerintah sementara masih berupaya agar aset tersebut dikelola pihak ketiga. Pemkab masih menawarkan ke investor melalui hasil kajian Ipro atau proyek investasi,” ujarnya.

Dengan tren pendapatan yang rendah, pemkab berharap ada investor yang mampu mengembangkan potensi Tirta Wisata. ”Sehingga ke depan dapat memberikan pemasukan signifikan bagi daerah,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, meski telah dibuka kembali sejak Mei lalu, wahana water slide di Taman Tirta Wisata tetap sepi pengunjung. Kondisi ini membuat kontribusi PAD jauh dari harapan. Uji coba operasional kolam renang sebenarnya sudah dilakukan sejak 2023, namun hanya dibuka pada hari libur seperti Sabtu–Minggu dan tanggal merah. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Disporapar Jombang #keplaksari #Jombang #Pemkab #Tirta wisata #Tekor #mati suri