Radarjombang.id – Pekerjaan normalisasi saluran buang (Afvoer) Watudakon di Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, terpaksa dihentikan sementara.
Penyebabnya, debit air di lokasi meningkat drastis sehingga alat berat tak bisa beroperasi optimal.
”Untuk Watudakon belum selesai. Kemarin sempat terhenti karena air tinggi. Sekarang masih jalan, tapi menunggu kondisi memungkinkan,” ujar Kabid SDA Dinas PUPR Jombang, Sultoni (9/11).
Normalisasi yang digarap Pemkab Jombang itu sudah mencapai lebih dari 3 kilometer.
”Fokus pengerjaan saat ini berada di sisi selatan tanggul. Sisi utara belum tersentuh,” imbuhnya.
Sultoni berharap, pekerjaan bisa diteruskan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas atau Perum Jasa Tirta (PJT).
”Harapan kami teman-teman BBWS Brantas bisa melanjutkan. ”Mereka sebenarnya sudah turun ke lapangan, tapi kami belum memantau sejauh mana progresnya,” kata Sultoni. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto