Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Harga Telur Makin Melambung,di Jombang Sudah Rp 29 Ribu Perkilogram

Ainul Hafidz • Senin, 13 Oktober 2025 | 15:13 WIB
Penjual telur di Pasar Pon Jombang
Penjual telur di Pasar Pon Jombang

RadarJombang.id – Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Jombang terus melambung.

Terpantau, harga eceran tertinggi mencapai Rp 29.000 per kilogram, padahal sebelumnya masih di kisaran  Rp 25-26 ribu per kilogram.

Kenaikan ini membuat konsumen mulai mengurangi jumlah pembelian.

Sarmudi, salah satu pedagang telur di Pasar Legi mengatakan, sejak sepekan terakhir, harga telur terus mengalami kenaikan.

”Biasanya harga di kisaran Rp 25 ribu sampai Rp 26 ribu per kilogram. Sekarang sudah Rp 29 ribu bahkan sebelumnya sempat Rp 29.500 per kg,” ujarnya, Minggu (12/9).

Kenaikan harga telur berdampak pada penjualan. Dalam sehari rata-rata ia bisa menjual antara 3-4 kuintal, padahal sebelumnya lebih.

Banyak konsumen mengurangi pembelian. Pembeli yang biasanya membeli Rp 1 kg, sekarang rata-rata mengurangi pembelian.

”Biasanya beli 1 kg, sekarang jadi 1/2 kg,” terangnya.

Sarmudi mengaku tak mengetahui persis penyebab kenaikan harga telur. Namun, dari penuturan peternak, dipengaruhi harga pakan naik.

”Katanya harga pakan naik, jadi peternak terpaksa naikkan telur,” bebernya.

Hal serupa disampaikan Akhmad Nazim, pedagang telur di Pasar Pon. Ia menyebut harga eceran saat ini Rp 28.500 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 25.000–Rp 26.000 per kilogram.

”Kenaikannya bertahap, kadang sehari naik Rp 500. Sudah lebih dari seminggu,” kata Nazim.

Ia menduga lonjakan harga dipicu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap banyak telur. ”Mungkin juga karena adanya MBG, Kan menunya banyak yang pakai telur,” ujarnya.

Lonjakan harga telur berdampak pada permintaan konsumen. Volume penjualan harian menurun.

”Biasanya bisa jual sampai 1,5 ton. Sekarang turun jadi sekitar 8 kuintal sampai 1 ton,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan Siskaperbapo, harga telur di Pasar Pon dan Pasar Cukir tercatat Rp 28.000 per kilogram.

Sementara di Pasar Ploso Rp 29.000. Kenaikan mulai terpantau sejak 8 Oktober, dari Rp 27.500 menjadi Rp 28.000. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#harga #telur #melambung #Jombang #naik