Radarjombang.id - Ketua KONI Jombang, Sumarsono, memastikan bonus untuk atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim di Malang Raya 28 Juni – 5 Juli dicairkan tahun ini.
’’Kita sudah audiensi dengan Bupati Warsubi dan beliau menegaskan bonus Porprov akan dicairkan tahun ini,’’ katanya saat rapat bersama pengurus induk cabang olahraga karate (Forki) Jombang,(28/9).
Ini karena dananya sudah dianggarkan. ’’Bonus sudah dianggarkan di P-APBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) yang telah didok pada 16 Juli,’’ terangnya.
Nilai bonus yang bakal diberikan sama seperti Porprov Jatim 2023. Rp 30 juta untuk peraih medali emas, Rp 20 juta untuk medali perak dan Rp 10 juta untuk peraih medali perunggu.
Pada Porprov Jatim tahun ini, Jombang peringkat 13 dengan 21 medali emas, 22 perak dan 39 medali perunggu. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan dengan Porprov 2023. Kala itu, Jombang menempati peringkat 21 dengan 14 medali emas, delapan perak dan 29 perunggu.
’’Pak Bupati Warsubi minta agar di Porprov Jatim 2027 Jombang masuk 10 besar, sehingga semua cabor (cabang olahraga) harus mempersiapkan sejak sekarang,’’ tegasnya.
Termasuk dia ingin agar kejuaraan karate nasional (Kejurnas) Jombang Open di GOR Merdeka Jombang pada 11-12 Oktober sukses. ’’Karena karate termasuk cabor unggulan Jombang yang selalu menyumbang emas di Porprov,’’ tegasnya.
Pada Porprov tahun ini, karate menyumbang dua emas, dua perak dan dua perunggu. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto