Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bupati Warsubi Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Begini Kiatnya

Wenny Rosalina • Rabu, 17 September 2025 | 13:11 WIB
Jambore anak 2025 dengan tema ’’Anak Jombang Berkarya, Lestarikan Budaya’’ digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (16/9) pagi.
Jambore anak 2025 dengan tema ’’Anak Jombang Berkarya, Lestarikan Budaya’’ digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (16/9) pagi.

Radarjombang.id – Jambore anak 2025 dengan tema ’’Anak Jombang Berkarya, Lestarikan Budaya’’ digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (16/9) pagi.

Ratusan pelajar perwakilan SMP, SMA, hingga SLB yang tergabung dalam Forum Anak Jombang berkumpul. Bupati Warsubi menekankan komitmen untuk mewujudkan Kabupaten Jombang Layak Anak.

Bupati hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda GenRe Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi. Serta Wakil Bupati Salmanudin beserta Ning Ema Erfina.

Sekdakab Agus Purnomo bersama Ketua DWP Kabupaten Jombang, Lilik Agus Purnomo. Serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran para tamu undangan kian semarak dengan sambutan cucuk lampah penari remo dan yel-yel lantang dari anak-anak peserta jambore.

Kemeriahan semakin terasa ketika tari Remo Boletan dibawakan oleh Anggi Rahmasari dan Nabila Kirana. Disusul penampilan pantomim berjudul ’’Memancing’’ dari siswa SLB Negeri Jombang yang sukses mengundang tawa penonton.

Suasana berubah khidmat ketika Dinar Mahira Bilita Pradasari menyampaikan orasi anak. Menegaskan bahwa suara anak Jombang harus didengar dan dilibatkan dalam setiap kebijakan pembangunan.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadikan Jombang sebagai Kabupaten Layak Anak pada 2026.

Menurutnya, Jambore Anak bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi wadah strategis untuk mengasah kreativitas, memperkuat karakter, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial anak-anak.

’’Anak-anak adalah pelopor perubahan positif sekaligus penyampai aspirasi.

Mereka butuh ruang aman, ramah, dan sehat untuk bertumbuh kembang,’’ ujar Bupati Warsubi. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman nyata yang dihadapi generasi muda. Mulai dari bahaya narkoba, rokok, hingga pernikahan usia anak.

Warsubi menilai, kegiatan jambore dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam membekali anak dengan pengetahuan, kesadaran, serta memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama perlindungan.

Jambore Anak 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi pemerintah, sekolah, keluarga, dan seluruh stakeholder untuk memastikan hak-hak anak terlindungi.

Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen menghadirkan generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta siap menyongsong masa depan yang gemilang. (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Warsubi #Bupati Jombang #jambore 2025 #kabupaten layak anak #Pemkab Jombang #jambore anak