Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Panen Raya Tiba! Harga Gabah di Jombang Turun Jadi Rp 6.500 per Kg, Petani Masih Untung

Azmy endiyana Zuhri • Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:22 WIB
MODERN: Petani panen padi menggunakan combine di Desa Keras, Kecamatan Diwek, kemarin.
MODERN: Petani panen padi menggunakan combine di Desa Keras, Kecamatan Diwek, kemarin.

Radarjombang.id - Memasuki puncak panen raya, harga gabah di Kabupaten Jombang mengalami penurunan dibandingkan awal musim panen.

Meski demikian, harga jual masih berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sehingga petani tetap mendapatkan keuntungan.

Budiono, petani asal Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro mengatakan, harga gabah kering panen saat ini berada di kisaran Rp 6.500 hingga Rp 6.800 per kilogram. Padahal, pada awal panen lalu, harga gabah sempat tembus Rp 7.100 hingga Rp 7.500 per kilogram.

 Baca Juga: Harga Jual Gabah di Jombang Lebih dari HET Pemerintah, Petani Semringah

”Sekarang turun banyak, tapi petani masih bisa untung karena harga masih di atas HPP yang dipatok peemrintah sebesar Rp 6.500 per kilogram. Tidak ada yang di bawah HPP, paling murah Rp 6.500 per kg,” ungkapnya.

Menurut Budiono, penurunan harga ini merupakan hal yang lumrah karena stok gabah dari awal panen sudah melimpah.

Selain itu, hasil panen tahun ini juga terbilang cukup bagus. ”Sawah-sawah yang sebelumnya banyak terserang hama sekarang sudah berkurang, jadi hasil gabah lebih melimpah,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang M Rony membenarkan tren penurunan harga gabah tersebut.

Ia menjelaskan, puncak panen raya diperkirakan berlangsung hingga akhir Agustus, sedangkan awal September masih ada panen namun volumenya lebih sedikit.

”Sekarang harga gabah memang Rp 6.500 sampai Rp 6.800 per kilogram, tapi masih di atas HPP. Panen raya terakhir nanti ada di wilayah Gudo, Diwek, Mojowarno, Ngoro, dan Sumobito,” jelasnya.(yan/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#disperta jombang #Jombang #hpp #Panen #Harga Gabah #Raya #panen gabah