Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Musim Tanam Padi Makin Dekat, Petani Jombang Berharap Perbaikan Bendung Karet Menturus Tidak Molor

Ainul Hafidz • Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:34 WIB
Bendung Karet Menturus di Desa Menturus, Kecamatan Kudu tengah diperbaiki. Pasalnya, ada bagian karet yang diduga bocor sehingga harus diganti.
Bendung Karet Menturus di Desa Menturus, Kecamatan Kudu tengah diperbaiki. Pasalnya, ada bagian karet yang diduga bocor sehingga harus diganti.

RadarJombang.id – Penanganan Bendung Karet Menturus di Kecamatan Kudu yang dijadwal akhir Agustus ini rampung direspons positif PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Kecamatan Ngusikan.

Diharapkan, tuntasnya perbaikan bisa membuat aliran irigasi lancar sebelum masuk musim tanam padi nanti.

”Harapan kami, ketika Agustus selesai, musim tanam berikutnya bisa kembali normal. Air untuk sawah tercukupi, karena setelah ini akan mulai tanam padi,” kata Koordinator PPL Kecamatan Ngusikan Zuhrotullailis Sa’adah.

Kelancaran aliran irigasi dari bendung tersebut sangat krusial untuk mencukupi kebutuhan pertanian.

Khususnya petani di Desa Keboan, yang irigasi sawahnya mengandalkan suplai air dari bendung itu.

Saat ini petani di kawasan setempat mayoritas menanam kedelai. Sementara sebagian lainnya sudah panen tebu.

”Pola tanam di kawasan itu, umumnya terdiri dari dua kali tanam padi dan satu kali kedelai dalam setahun,” imbuhnya.

Penggunaan kedelai sebagai tanaman pengganti saat ini dinilai lebih aman, karena tidak memerlukan air sebanyak padi.

”Memang kedelai butuh air, tapi tidak sebanyak padi. Tapi kalau sampai perbaikannya lama, jelas berpengaruh. Apalagi musim berikutnya itu sudah padi, yang butuh air lebih banyak,” imbuh dia.

Luasan sawah yang teraliri irigasi di Desa Keboan seluas 70 hektare. Kelangsungan aliran air sangat bergantung pada kondisi bendung, terutama saat memasuki musim tanam padi yang akan datang.

Ketika perbaikan selesai tepat waktu, petani akan lebih diuntungkan karena tak harus mengandalkan sumber air alternatif yang biasanya membutuhkan biaya tambahan.

”Kalau sudah normal, petani pasti senang. Karena kebutuhan air bisa tercukupi hanya dari irigasi. Tanpa perlu pompa atau sumber lain,” ujar dia.

Untuk diketahui, Bendung Karet Menturus di Kecamatan Kudu kini tengah dalam proses perbaikan akibat kerusakan pada bagian karet.

Dari enam pintu, masing-masing pintu tiga dan empat diganti karet baru.

Perjalanannya, pintu nomor lima juga bocor sehingga dilakukan penambalan. Dijadwal akhir bulan ini penanganan tuntas. (fid/naz)

Editor : Achmad RW
#petani #Dam Karet Menturus #Perbaikan #musim tanam