Radarjombang.id - Taman Kebonrojo Jombang setiap harinya ramai pengunjung, terutama di hari libur.
Sayangnya, sejumlah fasilitas di area taman tak terawat dengan baik, mulai dari wahana ayunan yang rusak, taman air mancur yang tak berfungsi hingga smoke shelter yang terlihat kumuh.
Pantauan di lokasi Minggu (3/8) pagi, tampak salah satu wahana ayunan di area bermain anak terlihat copot dan hanya diikat menggunakan kabel bekas.
Selain itu, kondisi taman air mancur di salah satu sudut taman juga terlihat tak berfungsi. Keberadaan smoke shelter yang kumuh.
Lusiana 45, salah satu pengunjung berharap pemerintah lebih memperhatikan fasum di Taman Kebonrojo, terutama yang rusak agar segera diperbaiki.
”Ya ini kondisinya kurang terawat. Harusnya segera diperbaiki,” ujarnya sembari menunggu buah hatinya bermain.
Menurutnya, Taman Kebonrojo menjadi salah satu jujukan favorit warga. Sayang, pengelolaan dan penataannya belum maksimal.
”Misal dikelola dengan baik, pastinya lebih ramai. Coba wahana permainannya ditambah atau PKL-nya ditata dengan baik, pasti lebih elok dipandang,” terangnya.
Ia berharap, peemrintah segera menindaklanjuti kerusakan tersebut. Sebagai warga ia menyanyangkan, kondisi RTH di tengah kota yang minim perawatan. ”Harapannya segera diperbaiki, masa ganti bupati tetap saja,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau M Amin Kurniawan menyatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan kerusakan fasilitas.
”Nanti segera kami cek,” kata Amin saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, pada APBD perubahan 2025, tidak ada anggaran kegiatan untuk rehab Taman Kebonrojo.
”Yang jelas anggaran belum ada. Tapi kalau hanya butuh pengelasan dan perbaikan ringan, segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto