Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bertemu Dengan Aliansi Buruh, Gus Sentot Dapat Keluhan Banyak Perusahaan di Jombang Tak Bayar Pekerja Sesuai UMK

Rojiful Mamduh • Jumat, 2 Mei 2025 | 15:04 WIB
Wakil Ketua DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot) saat diskusi dengan aliansi buruh Jombang yang terdiri dari GSBI, SPN dan SBSI di Cafe Jong Abang Parimono, Selasa (29/4).
Wakil Ketua DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot) saat diskusi dengan aliansi buruh Jombang yang terdiri dari GSBI, SPN dan SBSI di Cafe Jong Abang Parimono, Selasa (29/4).

RadarJombang.id - Wakil Ketua DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), diskusi dengan aliansi buruh Jombang yang terdiri dari GSBI, SPN dan SBSI di Cafe Jong Abang Parimono, Selasa (29/4).

Dalam pertemuan itu, Gus Sentot menyebut tak hanya mendengarkan keluh kesah para buruh saja.

Gus Sentot, juga mendapatkan keluhan dari para buruh soal banyaknya perusahaan di Jombang yang tak sesuai UMK yang ditentukan.

’’Intinya kita serap aspirasi dan minta agar mereka tetap jaga kondusifitas meskipun pada 1 Mei ada demo buruh. Jangan sampai demonya merusak yang justru membuat investor takut,’’ kata Pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini.

Menjaga kondusifitas dan suasana aman untuk Jombang, menurut Gus Sentot memang sangat penting.

Menurutnya, semua investor pasti senang berinvestasi di daerah yang kondusif.

’’Kita ingin Jombang kondusif agar banyak investor masuk sehingga tenaga kerja banyak terserap,’’ urai ketua Perkemi dan PSSI Jombang ini.

Ketua DPC Demokrat Jombang ini mengaku siap memperjuangkan aspirasi yang disampaikan para buruh.

’’Intinya mereka ingin kesejahteraan meningkat. Mereka juga ingin agar UMK (upah minimum kabupatan) dikawal pelaksanaannya,’’ ungkap ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.

Karena masih banyak buruh yang digaji dibawah UMK. UMK Jombang tahun ini Rp 3.137.004.

’’Kita siap meneruskan aspirasi para buruh, karena bagaimana pun mereka juga masyarakat kita,’’ urai  alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri.

Gus Sentot berharap agar berkumpulnya para buruh pada 1 Mei juga diisi dengan doa.

’’Ikhtiar lahir dan batin harus seimbang. Usaha meningkatkan kesejahteraan dengan bekerja harus diimbangi dengan berdoa,’’ sarannya. (jif/naz)

 

Editor : Achmad RW
#Jombang #buruh #umk #perusahaan #gus sentot