RadarJombang.id – Kondisi jalan kabupaten ruas Megaluh-Tembelang di Kabupaten Jombang sangat gelap.
Pasalnya, penerangan jalan di jalan tersebut sangat minim. Warga berharap ada perhatian dari pemkab untuk memasang PJU.
Pantauan di lokasi, jalan di ruas Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelng hingga Desa Sumberagung, Kecamatan Megaluh gelap.
”Bisa dibilang nol PJU di sana, tidak ada sama sekali PJU yang dari Pemkab Jombang ya,” terang Zanuar, warga setempat.
Ia menyebut, beberapa puluh tahun lalu, sempat ada pemasangan PJU di sepanjang jalur itu, namun kini kondisinya sudah rusak. Praktis, ketika malam jalur itu gelap.
”Bisa dicoba sendiri, mulai Ngrawan setelah pertigaan pasar Ngrawan itu, sampai Dukuharum PJU-nya tidak ada. Kalaupun ada itu swadaya di depan rumah warga biasanya,” lontarnya.
Hal yang sama, diutarakan Zaki, warga Desa Dukuharum. Ia menyebut, kondisi jalan poros di kampungnya itu memang masih nol PJU, sehingga sangat gelap dan menganggu.
Padahal, kondisi jalur itu bisa dibilang jalur sibuk dan salah satu jalur utama. Khususnya bagi sejumlah desa di wilayah Megaluh untuk keluar menuju wilayah Tembelang.
”Dari arah barat juga sama, mulai Sumberagung itu sampai dukuharum sepanjang sawah tidak ada sama sekali PJU-nya,” lontarnya.
Karenanya, ia berharap pemasangan PJU bisa segera dilakukan agar jalan lebih nyaman.
”Kasihan yang lewat, sudah jalannya berlubang lampunya tidak ada lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang Yohan Kartika tak menampik kondisi itu.
Pemkab Jombang menyebut bakal memasang sejumlah PJU di lokasi itu, meski pemasangannya belum menyeluruh.
”Untuk ruas Megaluh-Tembelang, tahun ini ada pemasangan PJU, ada sebagian nanti di sana,” terang Yohan saat dikonfirmasi.
Pihaknya menyebut, pemasangan PJU di ruas itu sudah ditentukan titiknya.
”Pemasangannya nanti di sekitar wilayah Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh,” terangnya.
Hal itu, karena pemasangan PJU ini merupakan salah satu usulan yang dilakukan Pemdes Dukuharum dan direalisasikan melalui pagu indikatif kewilayahan (PIK).
”Karena memang hanya Dukuharum yang mengusulkan, nanti ya kita pasang di wilayah yang melakukan usulan tersebut,” lontarnya.
Yohan juga menyebut, rencananya akan ada puluhan titik PJU yang dipasang di sana.
Seluruhnya juga akan menggunakan spek PJU LED dengan sumber listrik, bukan panel surya.
“Untuk jumlahnya belum pasti, namun perkiraan lebih dari 10 tapi tidak sampai 20,” pungkasnya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW