RadarJombang.id – Jumlah CJH asal Jombang yang dinyatakan istitaah alias mampu untuk keberangkatan haji 2025 bertambah.
Dari sebelumnya 784, kini menjadi 1.113 orang. Sedangkan sebanyak 460 jemaah belum melakukan pelunasan di tahap II.
’’Istitaah yang menentukan dinas kesehatan. Dan per hari ini (29/3) yang sudah dinyatakan istitaah 1.113 orang,’’ kata Kepala Kantor Kemenag Jombang, Muhajir.
Karena sudah dinyatakan istitaah, selanjutnya mereka diperkenankan melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).
Syarat utama melakukan pelunasan adalah istitaah. ’’Tahun ini begitu aturannya, harus istitaah dulu,’’ paparnya.
Total ada 771 jemaah asal Jombang yang telah melakukan pelunasan tahap 1.
Sementara jumlah jemaah yang dinyatakan berhak lunas tahap 2 ada 659 orang.
’’Per 29 Maret yang sudah verifikasi melakukan pelunasan 200 orang. Sisanya ada 460 belum melakukan pelunasan,’’ jelasnya.
Pelunasan Bipih tahap 2 dijadwalkan mulai 24 Maret hingga 17 April. Namun, selama Lebaran, bank penerima setoran tutup.
’’Layanan di bank akan kembali dibuka pada Selasa 8 April,’’ tandasnya.
Sebelumnya, ada 13 calon jemaah haji (CJH) Asal Jombang gagal melakukan pelunasan biaya haji tahap I lantaran gagal sistem.
Baca Juga: Nggak Mau Sendirian, 99 CJH asal Jombang Ajukan Penggabungan Pemberangkatan Haji Bersama Keluarga
Hal itu disebabkan hasil istitaah belum keluar. Mereka tetap diberikan kesempatan melakukan pelunasan pada tahap ke II.
Nilai Bipih embarkasi Surabaya 2025 sebesar Rp 60.955.751.
Karena sudah menyerahkan setoran awal saat mendaftar Rp 25 juta, sehingga jemaah tinggal menambah Rp 36 juta. (ang/jif/riz)
Editor : Achmad RW