RadarJombang.id – Belum semua persimpangan jalan di Jombang kota terpasang kamera pengawas atau CCTV (closed circuit television).
Hingga tahun 2025 ini, Pemkab Jombang menyebut baru ada 12 titik persimpangan jalan yang sudah terpasang CCTV.
Rencanaya Pemkab Jombang ini menambah jumlah kamera pengawas atau CCTV juga batal karena keterbatasan anggaran.
Di antara persimpangan jalan yang belum terpasang CCTV, adalah persimpangan jalan antara Jl KH Hasyim Asyari dengan jalan nasional atau timur Stasiun KA Jombang.
Juga di perempatan Mojosongo, Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek. Serta di simpang Desa Cukir, Kecamatan Diwek.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Budi Winarno, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Johan Kartika, mengakui, beberapa persimpangan jalan di Jombang kota belum terpasang kamera pengawas.
’’Di timur stasiun sebenarnya dulu sudah ada, karena lampu TL (traffic light) diambil alih dan dibongkar pusat, sekarang di sana kosong,’’ katanya (11/3).
Dishub sebelumnya sudah merencanakan, beberapa titik bakal dipasang CCTC. Hanya saja, belum bisa dilakukan tahun ini.
’’Tahun ini belum bisa, karena belum ada alokasi anggarannya. Lebih banyak dipergunakan untuk PJU (penerangan jalan umum),’’ imbuhnya.
Saat ini ada 12 titik atau persimpangan jalan yang sudah terpasang kamera pengawas.
Seluruhnya sudah tersambung ke server Dishub Jombang usai trouble akhir tahun lalu.
Baca Juga: Kamera ETLE Terpasang di Jombang, Pelanggar Lalu Lintas Siap-siap Kena Tilang
’’Sekarang sudah kami sambungkan ke server Dinas Kominfo, sehingga ada sebagian yang online dan bisa dipantau langsung,’’ terangnya.
Kamera pengawas yang sudah online, di Stadion Merdeka Jombang, persimpangan Mojongapit, Keplaksari, RSUD Jombang, Kebonrojo dan di Desa Sengon, Kecamatan Jombang.
’’Beberapa belum bisa diakses secara online, mungkin karena teman-teman dinas kominfo punya skala priroritas. Sehingga tidak ditampilkan online,” ujarnya.
Kamera pengawas sangat dibutuhkan untuk memudahkan pengambilan kebijakan secara cepat utamanya dalam mengurai arus lalu lintas saat terjadi kemacetan.
Misalnya pada puncak arus mudik dan balik. Juga untuk memudahkan identifikasi pelaku kriminalitas di jalan. (fid/jif/riz)
Editor : Achmad RW