RadarJombang.id – Sebagaian petani padi di Kabupaten Jombang sudah mulai panen.
Salah satunya di Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh Jombang.
Petani di wilayah utara Sungai Brantas Jombang cukup puas dengan hasil panen saat ini.
Selain hasil bagus dan harga jual gabah juga tinggi.
Salah satunya diungkapkan Suyanto. Menurutnya panen padi kali ini terbilang cukup bagus. Terlebih lagi, tidak ada serangan hama yang signifikan.
”Ada serangan, tapi ya tidak parah langsung bisa diatasi,” ungkapnya.
Terlebih lagi, harga jual gabah kering saat ini cukup bagus. Suyanto mengungkapkan, harga gabah kering saat ini mencapai Rp 6.800 per kg.
”Punya saya ini dibeli tengkulak Rp 6.800 per kg. Harga ini sangat bagus dibanding panen-panen sebelumnya,” imbuhnya.
Dirinya mengungkapkan, setelah pemerintah menetapkan HPP gabah kering menjadi Rp 6.500 per kg, harga gabah kemungkinan bisa stabil.
”Kalau HPP-nya tinggi, kemungkinan turun itu tidak banyak meski waktu panen raya,” ungkapnya.
Suyanto menambahkan, dibandingkan sebelumnya harga gabah rata-rata di bawah Rp 5 ribu per kg.
”Ya semoga harga gabah ini bisa stabil meski nanti memasuki panen raya,” tegasnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pertanian Jombang M Rony mengatakan, memang saat ini ada beberapa daerah yang sudah mulai panen.
”Awal bulan ini memang ada sejumlah daerah itu mulai panen,” katanya.
Dirinya memperkirakan pada bulan Maret ini ada sekitar 21 hektare sawah yang panen.
”Saya mendapat laporan juga kondisi panen juga sangat bagus saat ini,” terangnya.
Terlebih lagi, setelah ditetapkan kenaikan HPP gabah, Rony meyakini harga gabah akan stabil.
”Naiknya HPP gabah ini tentunya menjaga agar gabah lebih stabil lagi meski nanti panen raya,” pungkas Rony. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW