RadarJombang.id – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) PG Tjoekir, Jombang menggelar gerakan pangan murah di kantor Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Rabu (5/3).
Melalui program ini, warga bisa mendapatkan gula dengan harga murah selama Ramadan.
Selain itu, gerakan ini merupakan komitmen PT SGN mendukung program Presiden Prabowo Subianto mewujudkan swasembada pangan dan energi.
General Manajer (GM) PG Tjoekir Abdul Azis Purmali menjelaskan, gerakan pangan murah merupakan inisiasi PT SGN yang memiliki hampir 36 pabrik gula. Salah satu di antaranya PG Tjoekir.
”Sebagai salah satu visi misi pak Presiden Prabowo swasembada pangan dan energi, kami juga ingin mewujudkan masyarakat Jombang di bulan Ramadan ini memiliki kecukupan pangan, baik kuantitas ataupun harga terjangkau bagi masyarakat,” kata Abdul.
Di PT SGN total menyediakan 43.000 ton gula kristal putih. Sementara PG Tjoekir menyediakan sebanyak 250 ton.
”Untuk kegiatan hari ini di ring satu (Desa Cukir) kami siapkan 1 ton, dengan harga Rp 15.000 per kilogram,” imbuh dia.
Diharapkan, adanya gerakan pangan murah itu bisa membantu masyarakat.
”Mudah-mudahan masyarakat bisa menikmati dan kegiatan ini membawa keberkahan,” tutur Abdul.
Dalam kegiatan itu, pihaknya menggandeng pemerintah desa setempat. Pihaknya menyerahkan kupon ke pemdes.
Selanjutnya oleh pemdes disebarkan kepada warga. Pembelian tiap warga dibatasi maksimal 2 kg, dan menunjukkan KTP warga Desa Cukir.
”Sebenarnya kami bisa menjual langsung ke pasar tertentu, tapi tetap melibatkan desa supaya program ini bisa tersampaikan ke ibu, guru, dan santriwan ataupun santriwati dan sebagainya,” beber Abdul.
Dijelaskan, sebelum dihelatnya kegiatan itu, pihaknya sudah menggelar operasi pasar (OP) bekerja sama dengan salah satu BUMN.
”Jadi kegiatan ini merupakan kedua, karena yang pertama kami sudah mengirim gula ke Bojonegoro dan Lamongan. Harganya juga sama, Rp 15.000 per kilogram,” ujar dia.
Pantauan di lokasi, warga sangat antusias menyambut program pangan murah yang diinisiasi PT SGN PG Tjoekir di kantor Desa Cukir.
Warga antre dengan tertib. Satu per satu menyerahkan kupon dan digantikan gula. Warga yang mayoritas ibu rumah tangga ini semringah ketika sudah membawa gula murah. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW