Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Hujan Deras Bikin Kali Marmoyo Jombang Meluap, Ratusan Hektare Tanaman Padi Terendam

Ainul Hafidz • Kamis, 27 Februari 2025 | 13:21 WIB
Kondisi Kali Marmoyo di Desa Jatigedong, Ploso, Jombang yang penuh dan airnya meluber hingga ke jalan
Kondisi Kali Marmoyo di Desa Jatigedong, Ploso, Jombang yang penuh dan airnya meluber hingga ke jalan

RadarJombang.id ­– Sejak dua hari terakhir, ratusan hektare tanaman padi di kawasan utara Brantas Jombang terendam banjir yang berasal dari luapan Kali Marmoyo dan Afvour Gabus.

Petani waswas tanaman padi rusak hingga gagal panen. Terlebih tren muka air cenderung naik.    

Syamsul salah seorang petani di Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso mengatakan, sejak Senin (24/2) malam, tanaman padinya terendam banjir.

Perkembangannya, air tak kunjung surut, justru cenderung naik. ”Sampai hari ini (kemarin) airnya malah naik,” kata Syamsul, Rabu (26/2).

Intesitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir menjadikan debit air Sungai Marmoyo naik.

Kondisi ini diperparah dengan keberadaan sejumlah titik tanggul yang kritis menjadikan air meluber ke areal persawahan.

”Di sini ada dua lokasi tanggulnya itu seperti ambles, sehingga airnya itu meluber ke sawah,” imbuh dia.

Tidak hanya sawahnya, banjir juga merendam puluhan hektare sawah petani lainnya, terutama yang berdekatan dengan sungai.

Rata-rata usia tanaman padi di Desa Jatigedong kini sudah berumur 40 hari. Hanya beberapa yang belum sampai satu bulan, karena sebelumnya tanam ulang.

”Punya saya usia tanaman sudah 25 hari, ini sudah kedua kalinya kebanjiran,” tutur Syamsul.

Lantaran banjir tak kunjung surut, ia pun mulai waswas tanaman padinya kembali rusak hingga ancaman gagal panen.

”Ini sebagian juga sudah tumbuh bulir padinya, kalau terlalu lama kebanjiran bisa-bisa mati,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Desa Jatigedong Siti Junaidah membenarkan sebagian areal sawah di wilayahnya kini terendam banjir.

”Jadi tidak sampai ke permukiman, di sawah-sawah saja,” kata Siti dikonfirmasi.

Luas areal sawah yang terendam banjir ditaksir mencapai puluhan hektare, tersebar di sejumlah dusun.

”Dusun Jatirowo sekitar 30 hektare, Lengkong 30 hektare, dan Gedang sekitar 2 hektare,” imbuh dia.

Menurut Siti, banjir yang merendam areal sawah di wilayahnya bukan kali ini saja terjadi. Penyebabnya sama, dari luapan Kali Marmoyo dan Afvour Gabus.

”Sebenarnya hujan di Jatigedong tidak seberapa, mungkin wilayah atas yang agak deras. Sedangkan di sini pertemuan Afvour Gabus dengan Kali marmoyo,” tutur Junaidah.

Berbagai upaya sebelumnya sudah dilakukan, yakni dilakukan pengerukan dan pembuatan sudetan.

”Tetap banjir, tapi semoga tidak lama. Artinya air yang menggenangi sawah bisa cepat surut,” kata Junaidah. (fid/naz/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#meluap #hektare #terendam #sawah #kali marmoyo #Jombang #utara brantas #Ratusan