Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Empat Desa di Kecamatan Jombang Ikut Terendam Banjir, Ini Daftarnya

Azmy endiyana Zuhri • Rabu, 29 Januari 2025 | 13:33 WIB
Banjir merendam permukiman warga di Desa Pulolor Jombang
Banjir merendam permukiman warga di Desa Pulolor Jombang

RadarJombang.id - Banjir, juga menggenangi empat desa di Kecamatan Jombang dan merendam sedikitnya ratusan rumah warga.

Di Kecamatan Jombang, banjir merendam Desa Pulolor, Desa sambongdukuh, Desa Jombang, dan Desa Tambakrejo.

Ketinggian muka air banjir ini, juga beragam, mulai 30-100 cm. Kondisi terparah di Desa Pulolor, di mana ketinggian air mencapai 100 sintimeter.

Beberapa warga terutama kalangan lansia dan balita sampai dievakuasi.

Pantuan sejak senin malam hingga Selasa (28/1), tinggi air semakin meningkat hingga 60 sentimeter (cm) atau setinggi paha orang dewasa.

Parahnya lagi, di Desa Pulolor ketinggian air mencapai 100 cm, bahkan sudah melakukan evakusi lansia dan balita.

”Air mulai masuk ke pemukiman itu sekitar pukul 17.30,” ujar Fery Eko Cahyo salah satu warga Dusun Sambongsantren saat dikonfirmasi kemarin.

Dirinya menyebutkan, sebelumnya memang terjadi hujan deras hingga beberapa jam.

”Hujannya deras dan lama, luberan itu dari Sungai Gude Ploso,” katanya.

Dirinya menyebutkan, tahun ini sudah dua kali terjadi banjir. Sehingga, warga waswas apabila hujan dengan itensitas tinggi dan durasi yang lama.

”Tahun ini saja sudah dua kali. Tapi belum ada penanganan serius dari pemerintah,” katanya.

Baca Juga: Komisi C DPRD Jombang Dorong Pemkab Cari Solusi Atasi Ratusan Hektare Sawah Terendam Banjir

Sementara itu, Kepala Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang Khairur Roziqin mengatakan, diperkirakan ada ribuan warga yang terdampak banjir.

”Untuk total rumah yang terdampak sekitar 300-an rumah,” katanya.

Diungkapkannya, banjir kali ini yang paling parah. Pasalnya, ketinggian air mencapai 60 hingga 80 cm.

”Kondisi banjir ini paling parah. Karena air tidak surut melainkan malah tinggi. Ini kami juga akan menggambil logistik untuk warga yang terdampak ke BPBD,” terangnya.

Kondisi banjir cukup parah juga di Desa Pulolor, bahkan warga usia lanjut dan balita sudah dilakukan evakuasi.

”Kami sudah melakukan evakuasi khususnya warga lansia ke Masjid di Dusun Pulokulon,” ungkapnya.

Dikatakan Andri, sedikitnya ada 50 warga yang sudah dilakukan evakuasi. ”Kami juga sudah membuka dapur umum untuk persediaan makanan untuk warga yang terdampak,” katanya.

Tidak jauh berbeda dengan Sambongdukuh, ketinggian banjir di Desa Pulolor semakin meningkat.

”Ini semakin meningkat bahkan sudah ada yang satu meter banjirnya,” pungkas Andri. (yan/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#banjir #Jombang #Kecamatan #Desa