RadarJombang.id – Kesadaran warga untuk tertib parkir lalu lintas di Jombang tampaknya masih rendah.
Hampir setiap hari banyak kendaraan yang diparkir ngawur di kawasan tertib lalu lintas (KTL).
Penindakan sementara belum maksimal lantaran Dinas Perhubungan Jombang hanya bisa melakukan penertiban.
Seperti terpantau di Jl KH Wahid Hasyim Jombang, Jumat (17/1). Banyak kendaraan roda empat yang diparkir dengan naik trotoar. Padahal, trotoar disediakan untuk pengguna jalan.
Tak hanya itu, kendaraan roda dua dan empat juga terlihat parkir di kawasan yang dilarang.
’’Memang hampir setiap hari saat kami melakukan monitoring, banyak warga yang parkir tidak sesuai tempatnya,’’ kata Kepala Dishub Jombang Budi Winarno, Minggu (19/1).
Sejauh ini, Dishub hanya bisa melakukan edukasi dan penertiban. Sedangkan tindakan berupa shock theraphy belum mampu dilakukan.
’’Kita hanya bisa mengingatkan. Sedangkan, untuk penindakan di kepolisian. Memang terkadang kasihan teman-teman di lapangan. Sebab kita sudah mengingatkan, namun kesadaran masyarakat mematuhi rambu-rambu lalu lintas masih minim,’’ tambahnya.
Tahun ini, Dishub mengusulkan pengadaan mobil derek yang nantinya difungsikan untuk menindak mobil yang parkir sembarang.
Menurutnya, langkah itu penting untuk memberikan shock theraphy kepada masyarakat. ’’Namun belum disetujui, karena belum masuk skala prioritas,’’ jelasnya.
Karena belum mendapat persetujuan, maka pihaknya hanya bisa melakukan upaya penertiban dan edukasi.
Baca Juga: Pemkab Jombang Tetapkan Tarif Sewa Lahan Parkir di 3 RTH, Segini Besarannya
’’Sementara ini, kita hanya bisa melakukan upaya pendekatan edukasi. Agar masyarakat lebih sadar mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada,’’ ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Achmad RW