Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pedagang Pasar Ploso Jombang Tetap Menolak Revitalisasi: Kami Tidak Mau Jadi Seperti Pasar Perak

Ainul Hafidz • Jumat, 17 Januari 2025 | 12:43 WIB
Pasar Ploso Jombang yang sedianya akan dilakukan revitalisasi di tahun 2025. Namun pedagang tetap menolak
Pasar Ploso Jombang yang sedianya akan dilakukan revitalisasi di tahun 2025. Namun pedagang tetap menolak

RadarJombang.id - Rencana pemkab merehab bangunan Pasar Ploso Jombang mendapat penolakan dari para pedagang.

Selain konsep bangunan yang nantinya diubah menjadi dua lantai, para pedagang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Ploso (Hippas) khawatir bernasib sama dengan pedagang Pasar Perak.

”Sejak awal atau sebelum adanya pembangunan, kami menolak (revitalisasi bangunan pasar) dan tidak mau,” tegas Sekretaris Hippas M Maryanto, Rabu (15/1).

Alasannya, lanjut Maryanto, sudah jelas yang diinginkan pedagang adalah renovasi pasar. Bukan membongkar total dan membangun ulang bangunan pasar.

Terlebih konsepnya bakal dibangun dua lantai yang memicu persoalan.

”Pertama, teman-teman akan ditempatkan di lantai atas, sedangkan pembangunan ini tidak menyeluruh," ungkapnya.

Menurutnya, jika pembangunan menggunakan konsep pasar modern, para pedagang mempertanyakan kenapa ukuran kios malah diperkecil.

Selain itu, pedagang juga mempertanyakan adanya lebihan lapak yang dibangun Pemkab Jombang.

"Kedua, lapak yang akan dibongkar ada 94 kios, tetapi nanti yang dibangun 170, terus sisanya ini untuk siapa,” ujar dia.

Dikatakan, pascamengirim surat ke pemkab, pihak DPRD Jombang juga turut menindaklanjuti.

”Kami pernah diajak hearing dengan dewan dan sudah ditindaklanjuti (meninjau) ke pasar dan lapangan Bawangan,” tutur Maryanto.

Tidak hanya itu, pedagang Pasar Ploso juga sudah pernah survei ke Pasar Perak. Mereka tak ingin bernasib sama dengan pedagang Pasar Perak.

”Pemerintah jangan terlalu memaksa. Kaji lagi dan melihat kondisi di lapangan. Mana yang dibutuhkan pedagang, jangan asal bangun, lalu meninggalkan persoalan baru,” tandasnya.

Disinggung terkait pembangunan lapak sementara pedagang Pasar Ploso yang nantinya terdampak proyek revitalisasi pasar sudah rampung tahun lalu, ia menyebut hingga kini belum ada pertemuan membahas terkait rencana relokasi pedagang.

”Kalau sosialisasi ke pedagang soal bangunan di lapangan Bawangan sampai sekarang belum ada,” kata Maryanto. (fid/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#revitalisasi #pasar ploso #Jombang #rehab #menolak #pedagang