Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pasien DBD di Sejumlah Rumah Sakit Jombang Terus Meningkat, Begini Kondisi Mereka

Azmy endiyana Zuhri • Rabu, 15 Januari 2025 | 13:19 WIB
Pasien anak DBD mendapatkan perawatan intensif di ruang Srikandi RSUD Jombang beberapa bulan lalu.
Pasien anak DBD mendapatkan perawatan intensif di ruang Srikandi RSUD Jombang beberapa bulan lalu.

RadarJombang.id - Kasus infeksi virus dengue penyebab demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Jombang mengalami peningkatan sejak musim penghujan.

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang maupun Ploso ada belasan pasien DBD yang menjalani perawatan akibat infeksi virus dengue.

Direktur RSUD Jombang, Dr dr Ma'murotus Sa'diyah, mengatakan, pasien DBD yang dirawat mulai 6 Januari ada 15 kasus. ’’13 anak-anak dan dua dewasa,’’  katanya, (14/1).

I'ah menyebut, eperti tahun-tahun sebelumnya, ada peningkatan kasus DBD di bulan Januari hingga Maret.

’’Jadi sangat perlu meningkatkan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) karena musim penghujan akan berlangsung sampai Maret,’’ ungkapnya.

Terlebih lagi risiko perindukan nyamuk masih banyak dan potensi demam berdarah masih tinggi.

’’Sehingga perlu keperdulian terhadap lingkungan sekitar,’’ ujarnya.

Sedangkan di RSUD Ploso, ada sembilan kasus DBD. ’’Sampai hari ini ada sembilan kasus, empat dewasa dan lima anak-anak,’’ kata  Direktur RSUD Ploso, dr  Hendri Marzuki.

Sejauh ini, kondisi pasien cukup baik dan tidak ada yang mengkhawatirkan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada, menyatakan, awal tahun ini kasus gejala DBD di Jombang tercatat 30 kasus.

’’Yang sudah positif dua kasus. Belum ada kasus yang meninggal, mudah-mudahan tidak ada,’’ bebernya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu waspada dengan penyebaran penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti itu.

Masyarakat diminta menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya masing-masing, sebagai upaya pencegahan.

Setiap keluarga diimbau rajin menguras bak mandi dan mengeringkan tempat-tempat penampungan air agar nyamuk tidak bisa bertelur pada tempat-tempat yang ada genangan air dan terhindar dari demam berdarah.

Tempat penampungan air harus ditutup agar nyamuk tidak dapat bertelur pada tempat yang ada genangan air.

’’Kemudian mengubur sampah agar tidak menjadi sarang nyamuk,’’ sarannya. (yan/jif/riz)

 

Editor : Achmad RW
#melonjak #dbd #Jombang #RUmah Sakit #kasus