RadarJombang.id – Hingga awal 2025 ini, pekerjaan fisik atau pembangunan Embung Purisemanding di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan Jombang masih buram.
Sampai kemarin Pemkab Jombang belum menerima kabar lebih lanjut dari pemerintah pusat, jika pekerjaan bakal dilaksanakan tahun ini.
’’Sampai sekarang (kemarin) belum ada kabar pelaksanaan proyek Embung Purisemanding, nggak ada kabar dari balai (BBWS Brantas) ke kami,’’ kata Kabid Sumber Daya Air (SDA) PUPR Jombang, Sultoni.
Sejak lahan dibebaskan 2023 lalu, pemerintah pusat belum memberikan sinyal bakal melanjutkan pekerjaan fisik tahun ini.
Selama ini, pemkab intens melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Sebab, lahan sudah siap.
Tinggal pekerjaan fisik atau pembangunan embung. ’’Kabar terakhir, malah yang jadi fokus Dam Karet Jatimlerek, tahun ini rencananya ada kegiatan di sana,’’ terangnya.
Tahun lalu sempat muncul wacana bakal dilanjutkan pekerjaan fisik Embung Purisemanding.
Perjalanannya, tak ada kegiatan pembangunan embung di Jombang.
’’Kami sifatnya menunggu, karena seluruh kewenangan ada di sana (BBWS Brantas),’’ ujar Sultoni.
Sesuai rencana, pembangunan embung itu untuk mengatasi persoalan irigasi pertanian dan pengendalian banjir.
Sebab di kawasan tersebut memiliki topografi berbukit. Saat musim hujan, air dari perbukitan mengalir hingga menggenang ke permukiman warga.
Baca Juga: 18 Embung di Jombang Justru Tak Bisa Diandalkan Petani Saat Musim Kemarau, Ini Penyebabnya
Pemerintah pusat pada 2023 melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Embung Purisemanding.
Luas lahan yang dibebaskan 4,8 hektare dari total 41 bidang. Mayoritas lahan pertanian dengan kepemilikan 37 warga. (fid/jif/riz)
Editor : Achmad RW