RadarJombang.id – Kerusakan jalan nasional di Kabupaten Jombang belum terselesaikan hingga pergantian tahun.
Penambalan lubang jalan nasional di Jombang terpantau belum merata.
Masih banyak ditemukan jalan berlubang hingga bergelombang.
Hasil penelusuran Jawa Pos Radar Jombang, Kamis (2/1/2025) siang, kondisi jalan nasional ruas Peterongan-Mojoagung masih banyak ditemukan jalan berlubang.
Selain itu, di sejumlah titiknya, permukaan jalan bergelombang hingga membentuk gundukan aspal yang memanjang.
Kerusakan juga terlihat flyover Peterongan. Sedikitnya ada enam titik sambungan beton dibiarkan ambrol hingga membentuk kubangan cukup dalam.
Bahkan material pelat besi pada sambungan beton terlihat muncul ke permukaan.
”Yang ditambal cuma sisi utara yang arah Mojoagung, yang ke arah Jombang masih hancur,” terang Rofiudin, 45, warga di lokasi.
Menurutnya, banyaknya lubang jalan sangat membahayakan pengguna jalan.
Beberapa kejadian kecelakaan dipicu lubang jalan. ”Sering ada yang jatuh, bahaya sekali,” imbuhnya.
Selain itu, kondisi lubang yang masih bertebaran, juga terlihat di jalan nasional di Desa Jogoloyo dan Palrejo, Kecamatan Sumobito, juga di Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto bahkan di titik depan SPBU Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung.
Selain lubang, ada pula kondisi jalan nasional yang bergelombang dan membahayakan, tepatnya di ruas Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, atau tak jauh dari Ringroad Mojoagung.
Jalan di sisi utara atau arah Mojoagung ke Jombang ini, kondisinya ditemukan banyak gundukan aspal.
”Sudah lama, sudah berbulan-bulan, sampai dikasih cat itu biar kelihatan.” Ungkap Gozi, 37, warga setempat.
Padahal, kondisi jalan itu sudah seringkali mengakibatkan kecelakaan karena gundukan jalan itu bisa membuat pengendara tergelincir.
”Apalagi sekarang sudah sering hujan, sudah licin, jalannya bergelombang, tapi entah kapan itu diperbaikinya,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Provinsi Jatim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur –Bali Siti Sekar Gondo Arum mengakui adanya perbaikan yang belum merata itu.
”Bertahap nggih, masih proses terus kami laksanakan perbaikan. Mohon doanya agar cuaca mendukung,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Achmad RW