RadarJombang.id - Seorang penjual bakso bernama Fery asal Desa Balesari, Ngajum, Kabupaten Malang baru-baru ini viral di media sosial.
Hal itu, tak lain karena aksi Fery yang juga penjual bakso ini memperbaiki jalan di desanya menggunakan uang pribadi.
Aksi memperbaiki jalan desa itu, bahkan dilakukan Fery semenjak tahun 2017 dan menggunakan dana pribadinya.
Bahkan disinyalir, ia telah menghabiskan uang sebanyak Rp 10 miliar rupiah untuk memperbaiki jalan desa tersebut.
Aksinya ini diunggah oleh akun tiktok @karang.taruna.tunas.muda pada 20 Desember 2024, lalu.
Melalui video singkat, pemilik akun menunjukkan kondisi jalan desa sebelum dan sesudah pembangunan.
Sebelum dibangun, terlihat jalan desa dengan permukaan tidak rata yang didominasi tanah dan bebatuan.
Tampak sepeda motor mengangkut rumput harus didorong untuk melewati jalan tidak rata.
Fery lantas membangun jalan sepanjang 5 kilometer itu menggunakan dana pribadi sebesar Rp 10 miliar yang dikumpulkan dari hasil berjualan bakso.
Pembangunan desa dilakukan secara bertahap dan baru rampung tahun 2024. Warga bergotong-royong menyelesaikan pembangunan sedangkan dana sepenuhnya dari Fery.
Nurdin, salah satu warga mengatakan alasan inisiatif Fery yakni didasari keinginan untuk memajukan desa.
“Pak Ferry punya inisiatif sendiri. Dia ingin Dusun Segelan lebih maju, terutama dalam hal pendidikan,” kata Nardi dilansir dari akun Youtube TVOne, Rabu (25/12/2024).
Ketua RT 01/RW 16, Yuda Prasetyo, menambahkan bahwa sebenarnya Fery sudah tidak tinggal di desa tersebut tetapi masih sesekali berkunjung karena ada keluarga.
Fery memutuskan merantau ke Batam dan membuka usaha bakso yang sukses.
Kesuksesannya itu tidak membuatnya lupa terhadap kampung halaman sehingga ia pun menggelontorkan dana untuk pembangunan desa.
"Sejak dulu Pak Fery ini dermawan, tak hanya jalan yang dibangun, ada masjid, TPQ, dan lapangan sepak bola yang dibantu Pak Fery," ungkap Yuda.
Aksi Fery ini berdampak positif bagi keberlangsungan warga desa terutama dalam hal mobilitas.
Warga menjadi nyaman bila berlalu lalang. Tidak ada lagi jalan bergelombang.
Yuda mengungkapkan rencana keberlanjutan membangun jalan merata di sepanjang jalan Dusun Segelan.
"Ya warga jadi senang, kalau berpergian enak. Nanti rencananya seluruh jalan di Dusun Segelan mau dirabat. Tapi ini kan bertahap," tambah Yuda lagi.
(Rediva Novalisty)
Editor : Achmad RW