RadarJombang.id – Perpustakan Mastrip Jombang masih jadi jujukan favorit warga. Sejak awal 2024 jumlah kunjungan mencapai 18.086 pengunjung, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, ibu-ibu hingga anak-anak.
”Total kunjungan perpustakaan dalam setahun adalah 18.086 pengunjung,” kata Plt Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang Prince Dindah kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Prince memerinci, jumlah kunjungan itu berturut-turut pada Januari sebanyak 1699 pengunjung, Februari 1.409 pengunjung, Maret 1.327 pengunjung.
Sementara di bulan April 1.078 pengunjung, Mei 1.316 pengunjung, Juni 1.379 pengunjung.
Selanjutnya, pada Juli sebanyak 1.874 pengunjung, Agustus 1.134 pengunjung, September 1.628 pengunjung, Oktober 1.685 pengunjung, November 1.635 pengunjung dan Desember 1.922 pengunjung.
”Kalau akumulasi bulan, memang ada peningkatan kunjungan pada bulan Desember ini dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya,” terangnya.
Kunjungan tersebut ada yang dari anggota perpustakaan, ada yang non-anggota dan ada yang rombongan.
Biasanya yang rombongan merupakan kegiatan sekolah, atau kegiatan literasi yang diadakan Perpustakaan Mastrip.
”Karena kita juga ada kegiatan tentang literasi, materinya sangat beragam, kunjungan yang datang di hari itu terhitung rombongan,” jelasnya.
Sementara itu, pengunjung yang datang juga dari berbagai latar belakang.
Di antaranya dari kalangan dosen, guru, mahasiswa, pegawai negeri, pegawai swasta, pelajar, peneliti, pensiunan, wiraswasta, TNI, Polri, dan lain sebagainya.
Tiara, salah satu siswa SMKN 1 Jombang memanfaatkan waktu liburnya di Perpustakaan Mastrip Jombang.
Kemarin ia mencari referensi soal untuk persiapan SNBP dan SNBT tahun 2025.
”Ini mengisi waktu libur dengan persiapan SNBP dan SNBT tahun depan, karena saya sekarang kelas 12,” ungkap siswa yang ingin kuliah di Universitas Airlangga tersebut.
Sementara itu Lilik Kusniati, warga Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo mengajak dua anaknya untuk main ke Perpustakaan Mastrip dan membaca buku anak-anak di ruang baca anak.
”Senang ajak anak main ke sini, yang satu suka membaca yang satu suka main, di sini ada mainannya juga jadi anak gak bosen di perpustakaan,” katanya.
Ia mengaku mengnjungi perpustakaan ketika hari libur saja. ”Ini daripada anak-anak libur hanya nonton TV dan main gadget, jadi saya ajak ke sini, dan anak-anak juga senang,” pungkasnya. (wen/naz/riz)
Editor : Achmad RW