RadarJombang.id – Gedung kantor Kecamatan Diwek, Jombang hingga tutup tahun belum siap ditempati. Pasalnya, pekerjaan belum tuntas 100 persen.
Pihak kecamatan juga menunggu serah terima dari penyedia.
Rencananya, boyongan baru bisa dilakukan secara bertahap tahun depan.
’’Kami sudah bertemu dengan dinas PUPR, nunggu pekerjaannya selesai dan ada serah terima dari penyedia ke dinas,’’ kata Camat Diwek Agus Sholihudin, kemarin.
Hingga tutup tahun dipastikan pelayanan masih berada di kantor lama. Belum berpindah ke gedung baru di Dusun Ketanon, Desa/Kecamatan Diwek.
’’Belum boyongan, pelayanan masih di kantor kecamatan yang lama,’’ terangnya.
Proses pindahan nantinya dilakukan bertahap. Setelah ada berita acara serah terima, baru bisa ditindaklanjuti pemindahan fasilitas ke gedung baru.
’’Belum ditentukan tanggal berapa, tapi arahnya awal tahun kemungkinan secara bertahap alat-alat sudah mulai dipindah,’’ terangnya.
Ketika peralatan dan perlengkapan kantor dipindah, pelayanan tetap berada di kantor kecamatan lama.
’’Seandainya awal tahun sudah boyongan, pelayanannya tetap di kantor lama dulu. Menunggu sampai peralatan dan perlengkapan benar-benar sudah bisa di gedung baru,’’ urainya.
Pantauan di lokasi, pekerjaan belum tuntas. Beberapa peralatan masih berada di area gedung kantor yang baru dibangun. Mulai dari besi perancah atau scafolding.
Hingga Selasa (24/12), beberapa pekerja masih melakukan pengecatan bagian pendopo kecamatan.
Sebelumnya, pemkab tahun ini membangun gedung Kecamatan Diwek di Dusun Ketanon, Desa/Kecamatan Diwek, Jombang.
Rencananya, gedung itu diperuntukkan untuk pelayanan kantor kecamatan.
Paket itu masuk proyek strategis daerah (PSD) 2024 sebesar Rp 3,7 miliar bersumber APBD 2024.
Proyek dikerjakan pelaksana CV Randumas Multi Konstruksi beralamat di Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Jombang. Kontrak kerja 9 Juli hingga 6 Desember. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto