Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Masih Banyak Lubang di Jalan Nasional Jelang Nataru, Dishub Jombang Bilang Begini

Achmad RW • Jumat, 20 Desember 2024 | 14:55 WIB
Kondisi lubang jalan nasional di Desa Janti, Jogoroto, Jombang yang sangat dalam dan terisi air karena hujan
Kondisi lubang jalan nasional di Desa Janti, Jogoroto, Jombang yang sangat dalam dan terisi air karena hujan

RadarJombang.id - Dinas Perhubungan Jombang merepons masih banyaknya lubang di jalan nasional di Kabupaten Jombang jelang masa angkut nataru.

Dinas Perhubungan Jombang menyebut, telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi pemangku jalan di Jombang untuk membantu memperlancar arus lalu lintas selama liburan Natal dan tahun baru (Nataru).

Salah satunya, dengan meminta mereka melakukan perbaikan pada sejumlah jalan yang rusak.

’’Terkait jalan rusak, kami sudah gelarkan pada forum lalu lintas, bersama Satlantas Polres Jombang, Dinas PUPR Jombang juga, kita sudah menginventarisir kerusakan jalan,’’ terangnya.

Dari pendataan dan inventarisir itu, diketahui memang ada sejumlah titik kerusakan jalan.

Baik di jalan nasional, jalan provinsi maupun jalan kabupaten yang jadi akses utama saat Nataru.

’’Ruas mana yang kondisinya kurang baik, dan perlintasan sebidang mana yang terjadi keterlambatan kami sudah petakan,’’ ucapnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi kepada instansi terkait, baik di level nasional untuk jalan nasional maupun Pemprov Jatim untuk jalan provinsi.

’’Kami sudah koordinasi dengan BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional), dan balai pemeliharaan jalan provinsi. Guna melakukan upaya perbaikan jalan yang banyak lubang sehingga perjalanan Nataru juga lebih nyaman,’’ urainya.

Sebelumnya, kondisi jalan nasional di Jombang yang rusak dan berlubang banyak dikeluhkan pengguna jalan.

Sebagian lubang jalan mulai ditambal, meski masih belum merata. Di sejumlah titiknya, masih banyak lubang jalan dibiarkan menganga. Beberapa pengguna jalan bahkan jadi korban kecelakaan.

”Sudah banyak korbannya, mulai velgnya bengkok, ada yang jatuh, ada yang ban bocor juga,” terang Edi, 32, warga di lokasi, Kamis (19/12).

Pantauan Jawa Pos Radar Jombang di lapangan, kondisi jalan nasional di wilayah Kecamatan Peterongan, Kamis (19/12) masih banyak ditemukan permukaan aspal berlubang. Beberapa bahkan dipenuhi genangan air.

Seperti kondisi jalan nasional di wilayah Desa Mancar, Kecamatan Peterongan. Lubang jalan ini belum ditambal.

”Penutupan belum seluruhnya, yang Keplaksari sudah, yang sini belum, masih banyak sekali dan dalam-dalam,” imbuh Edi.

Ia menyebut, kondisi jalan yang rusak dan berlubang itu sangat membahayakan pengguna jalan, terlebih karena berada di jalur cepat.

”Yang rusak rata-rata sisi kanan, tapi lajur sisi selatan, kalau yang lajur utara kan memang masih baru ya,” lontarnya.

Kondisi serupa juga terlihat di flyover Peterongan. Sejumlah di sejumlah titiknya bagian aspal mengelupas hingga membentuk jeglongan terutama di bagian sambungan. Material pelat besi bahkan terlihat ke permukaan.

”Yang sudah diperbaiki cuma ujung-ujung saja, yang tengah masih banyak yang bolong, besi sambungannya juga mencuat,” terang Ulum, 40, warga di lokasi.

Kondisi itu disebutnya membuat pengguna jalan waswas. Karena seluruh kendaraan yang melintas di flyover Peterongan, memang cenderung harus berjalan cepat.

”Sudah banyak korbannya padahal, yang velgnya bengkok, ada yang jatuh, ada yang ban bocor juga,” imbuhnya.

Kondisi serupa, disebutnya terjadi di beberapa titik di timur flyover Peterongan. Baik di lajur selatan maupun lajur utara.

”Yang di depan pabrik karung itu juga besar-besar lubangnya, baik di sisi jalan ke Jombang maupun jalan ke Mojokerto sama rusaknya,” imbuhnya.  (riz/jif/riz)

Editor : Achmad RW
#Jalan nasional #DIshub #Jombang #nataru #lubang