Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Banjir luapan Afvour Watudakon di Jombang Rendam Ratusan Hektare Sawah, Tanaman Terancam Rusak

Achmad RW • Minggu, 8 Desember 2024 | 19:09 WIB
Areal persawahan di Kesamben, Jombang yang terendam banjir gegara Afvour Watudakon yang meluap
Areal persawahan di Kesamben, Jombang yang terendam banjir gegara Afvour Watudakon yang meluap

RadarJombang.id - Selain merendam permukiman, banjir luapan Afvour Watudakon juga merendam ratusan hektare persawahan di Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Bahkan, di desa ini saja luas sawah yang terdampak mencapai 340 hektare.

“Kalau permukiman yang terdampak memang di Dusun kedungmacan saja, tapi kalau yang persawahan, 7 dusun kami semuanya kena,” terang Sekdes Kedungbetik Darto Wahab.

 

Wahab menjelaskan, dari laporan yang masuk kepadanya hingga Sabtu (7/12) siang, areal persawahan di Dusun Kedungbetik kondisinya sudah siap tanam dan bibit sudah dicabut dari persemaian.

“Tapi karena banjir banyak yang hanyut bibitnya, jadi ya kemungkinan harus cari bibit lagi nanti, ada beberapa yang sudah tanam juga, semoga masih selamat,” ungkapnya.

Sementara di Dusun Sidowengku, ia menyebut bibit petani yang baru disemai juga terpaksa hilang karena terendam dan hanyut terbawa air banjir.

“Ada juga yang sudah siap menyemai benih tapi tidak bisa karena air masih tinggi ini,” imbuhnya.

 

Bahkan, beberapa sawah di Dusun Kandangsapi yang masih kondisi ditanami kedelai siap panen, disebut Wahab kini terpaksa tak bisa dipanen karena banjir.

“Ada 500 ru di Kandangsapi yang terdampak banjir dan posisi ada tanamannya,” imbuhnya.

Hingga kemarin, upaya yang bisa dilakukannya bersama perangkat desa setepat hanya membuka pintu air yang dampaknya juga belum terasa signifikan.

Ia menyebut, pendangkalan pada Afvour Watudakon di desanya yang sudah parah membuat air banjir jadi sangat lambat untuk bisa surut kembali. (riz)

Editor : Achmad RW
#hektare #banjir #sawah #persawahan #tanaman #rusak #afvour watudakon