Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Target Penuntasan Proyek Irigasi Pariterong di Jombang Meleset, Ini Buktinya

Ainul Hafidz • Rabu, 4 Desember 2024 | 14:15 WIB

 

Pekerjaan proyek irigasi Pariterong di Jombang sudah mencapai 90 persen dan tengah menuntaskan sejumlah bagian crossing
Pekerjaan proyek irigasi Pariterong di Jombang sudah mencapai 90 persen dan tengah menuntaskan sejumlah bagian crossing

RadarJombang.id – Proyek pembangunan saluran irigasi peterongan alias Pariterong di Jombang dikejar target.

Menjelang pengujung tahun 2024 proyek irigasi Pariterong  belum rampung.

Target pekerjaan proyek irigasi Pariterong selesai akhir November tak tecapai. Sampai saat masih menyisakan beberapa pekerjaan.

Humas PT Wika (Wijaya Karya) JET KSO (Kerja sama operasi) Suryadi menjelaskan, pekerjaan di lapangan atau seksi satu sampai sekarang masih berjalan.

Fokus menyelesaikan bangunan yang menyeberangi jalan dan sungai.

”Jadi begini, awalnya target internal atau kantor memang November selesai, tetapi kontraknya sampai Desember. Ketika lebih dari itu (Desember) artinya sudah terlambat,” kata Suryadi dikonfirmasi.

Dijelaskan, pihak internal atau kontraktor itu menargetkan pekerjaan tuntas sebelum tutup tahun.

”Biar cepat selesai saja, ternyata mbleset. Desember masih ada pekerjaan,” imbuh dia.

Meski begitu, Suryadi tak sebegitu hafal kontrak kerja proyek itu berakhir tanggal berapa. ”Pokoknya Desember ini antara 25 atau 30,” ujar Suryadi.

Pekerjaan yang kini masih belum tuntas, yakni di titik persimpangan atau crossing dengan jalan dan sungai.

Di antaranya di Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek dan Desa/Kecamatan Jogoroto.

”Yang crossing jalan utama ini tinggal dua, Ngudirejo dan Jogoroto. Lainnya sudah selesai, seperti timbunan dan bangunan utama (irigasi),” ujar dia.

Penyebabnya, menurut Suryadi, pekerjaan di jalan raya tak bisa dilakukan maksimal karena jalan masih dibuka. Meski dibatasi hanya kendaraan roda dua, juga memengaruhi ke pekerjaan.

”Karena tidak bisa ditutup total, sehingga kita dalam melakukan pekerjaan harus hati-hati. Kalau ditutup total jelas (pekerjaan) bisa cepat selesai,” ujar Suryadi.

Kendati begitu, masih progres pekerjaan diklaim tak mengalami minus. ”Progresnya sekarang 98 persen,” kata Suryadi.

Pantauan di lokasi, di antaranya di Desa/Kecamatan Jogoroto masih berlangsung.

Meski papan imbauan yang terpasang dijadwal berlangsung hingga November, pekerjaan di jalan kabupaten membuat separo jalan ditutup.

Sebab alat berat tengah melakukan penggalian di bahu jalan. Bagian sampingnya juga tertutup seng.

Begitu juga dengan yang crossing dengan sungai di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto masih dalam proses pengerjaan.

Seperti diketahui, pemerintah pusat sejak 2023 lalu melanjutkan proyek Pariterong hingga rampung.

Pekerjaannya sepanjang 9 kilometer, melewati 10 desa di tiga kecamatan. Meliputi Desa Pandanwangi, Balongbesuk, Ngudirejo dan Desa Kedawong di Kecamatan Diwek.

Serta Desa Mayangan, Sawiji, Alangalangcaruban, dan Desa/Kecamatan Jogoroto. Untuk hilirnya berada di Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno. Pekerjaan terbagi dua segmen.

Masing-masing segmen dikerjakan dua pelaksana proyek berbeda. Masing-masing PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya (Wika). (fid/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#saluran irigasi #Pariterong #Proyek #Jombang #Target #Pembangunan #Meleset