Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Blangko Kosong, Pencetakan KTP-el di Jombang Harus Terhenti Sementara

Azmy endiyana Zuhri • Selasa, 3 Desember 2024 | 20:42 WIB
Ilustrasi blanko KTP-El yang lagi kosong di Jombang
Ilustrasi blanko KTP-El yang lagi kosong di Jombang

RadarJombang.id – Pelayanan pencetakan KTP-el di Kabupaten Jombang untuk sementara mandek karena ketersediaan blangko KTP-el kosong.

Tidak hanya di kantor Dispendukcapil Jombang, pelayanan pencetakan KTP-el di seluruh kantor kecamatan sementara juga berhenti lantaran stok blangko KTP-EL kosong.

Di Kecamatan Peterongan misalnya, Camat Peterongan Mohammad Eryk Arif mengakui, sudah satu minggu ini blangko KTP-el kosong.

Sehingga pihaknya  sementara tidak bisa melayani pencetakan KTP-el.

”Memang dari capilnya sudah kosong,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/12) kemarin.

Dirinya mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pengajuan akan tetapi masih belum ada kabar dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jombang.

”Infonya stoknya masih belum ada," bebernya.

Diungkapkan Eryk, setiap kali pengajuan kecamatan hanya mendapatkan jatah 100 blangko KTP-el saja.

”Kalau habis pengajuan lagi. Setiap pengajuan hanya dapat 100 saja,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan Camat Kabuh Anjik Eko Saputro. Ia mengatakan, sudah beberapa minggu terakhir ini blanko KTP-el di wilayahya habis.

”Ya, sama kondisinya hampir di seluruh kecamatan Jombang. Karena memang di capilnya juga stoknya habis," tegasnya.

Sehingga, sementara untuk k menyiasati tentang pengganti KTP belum selesai warga diberi surat blangko yang berisi biodata digunakan untuk keperluan KTP sementara.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dispendukcapil Jombang Masduqi Zakaria membenarkan ketersediaan blangko KTP-el memang kosong.

Ini dikarenakan pengiriman dari pemerintah pusat terhambat. "Rabu kemarin kami sudah mengajukan ke pemerintah pusat. Tapi belum terealisasi," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, setiap bulan Pemkab Jombang mendapat jatah kurang lebih 8.000 blanko KTP-el.

"Setiap minggu kami pengajuan kurang lebih 2.000 blangko. Tapi kemarin informasinya dari pemerintah pusat juga belum ada," pungkas Masduqi. (yan/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#blangko #Kosong #Jombang #KTP