RadarJombang.id – Ekskavasi lanjutan Situs Petirtaan Sumberbeji di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro Jombang berakhir Senin (2/11).
Tim Petugas Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jatim berhasil memperjelas temuan saluran buang dengan panjang struktur mencapai 20 meter.
Hasil penggalian sementara, tim peneliti juga mengungkap adanya kemiripan antara saluran buang situs Petirtaan Sumberbeji Jombang dan Petirtaan Dewi Sri Magetan.
Pantauan di lokasi, terlihat sejumlah petugas terus melanjutkan kegiatan ekskavasi.
Di sisi timur, tim berhasil menyingkap struktur saluran yang selama ini terpendam di kedalaman 2 meter.
Ketua tim ekskavasi dari BPK Wilayah XI Jatim Muhammad Ichwan mengatakan, dari hasil ekskavasi selama 10 hari, tim berhasil memperjelas temuan struktur saluran buang.
”Saluran buang atau outlet, sebenarnya sudah kita temukan pada ekskavasi ketiga tahun lalu. Tapi kali ini berhasil kita perjelas,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dari hasil kegiatan, diketahui struktur saluran buang tertimbun di kedalaman 2 meter.
Adapun panjang struktur yang telah ditemukan sepanjang 20 meter.
Menurutnya, struktur itu masih panjang namun penggalian dihentikan karena arah struktur berada di luar kewenangannya.
“Karena arah ke timur milik ladang tebu warga, jadi kami tidak bisa ke sana,’’ tambahnya.
Menurutnya, saluran buang petirtaan Sumberbeji mirip dengan Situs Petirtaan Dewi Sri di Magetan dan situs di Bulusari Gempol Magetan. ”Jadi bentuknya hampir mirip,’’ jelas dia.
Ichwan menambahkan, selain memperjelas struktur saluran buang, timnya juga berhasil memperjelas temuan struktur yang berlubang di sekitar saluran buang.
”Jadi ada juga saluran buang dengan lubang diameter 40 cm. Saat ini kita tutup dengan kayu agar tidak tertimbun tanah dari atas,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW