RadarJombang.id – Gedung IGD lantai dua dan tiga RSUD Ploso, Jombang tahun ini dibangun.
Sumber anggaran pembangunan IGD RSUD Ploso Jombang ini, berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT sebesar Rp 4,9 miliar.
Pekerjaan saat ini tengah dikebut. Karena setelah rampung bakal segera difungsikan.
Sebab, sesuai yang direncanakan pemkab, gedung itu bisa memfasilitasi layanan kesehatan. Terutama operasi emergency.
”Jadi peruntukkan lantai dua dan tiga untuk apa saja sudah disusun teman-teman RSUD Ploso,” kata Sekdakab Jombang Agus Purnomo.
Disebutkan, untuk lantai dua terdapat empat ruangan.
”Masing-masing ruang observasi pasien, ruang rapat, ruang dokter dan ruang perawat,” imbuh Agus.
Sedangkan lantai tiga, terdapat tiga ruangan.
”Pemanfaatnnya untuk kamar operasi emergency, ruang layanan endoscopy, serta ruang alat steril,” ujar Agus.
Seperti diketahui, tahun ini atau 2024 pemkab menggelontor Rp 4,9 miliar untuk pembangunan gedung IGD lantai dua dan tiga.
Bersumber DBHCHT 2024. Sesuai hasil lelang, proyek itu dikerjakan CV Melati Kurai beralamat di Jl Guru Tuo nomor 4 Puhun Pintu Kabuh, Kota Bukit Tinggi, Sematera Barat. (fid/riz)
Editor : Achmad RW