RadarJombang.id - Lima kecamatan di Utara Brantas Jombang yang jadi sentra penghasil tembakau jadi perhatian Pemkab Jombang untuk penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai hasil Tembakau atau DBHCHT 2024.
Salah satunya, diberikan kepada Pendukungnya Kepada Poktan Mangunan 2 Desa Mangunan Kecamatan Kabuh yang mendapat alat Rajang Tembakau dari DBHCHT 2024 tersebut.
“Jadi ada banyak memang yang kita salurkan ke wilayah utara brantas, karena memang petani di sana kan fokus menanam tembakau yang jadi pemasukan besar bagi pemerintah juga,” terang Sekdakab Jombang Agus Purnomo.
Agus menyebut, bantuan itu, diberikan memang selain sebagai bentuk perhatian pemerintah, juga komitmen pemerintah untuk mengembalikan apa yang pemerintah ambil dari masyarakat.
“Dengan alat Rajang itu, diharapkan petani khususnya petani tembakau jadi lebih produktif dan baik,” imbuhnya.
Sementara Eko suryono, Ketua Poktan Mangunan mengatakan bantuan dari pemerintah itu sangat membantu sejumlah rekannya yang juga petani tembakau.
“Saat ini alat tersebut sudah di gunakan oleh kelompok kami dengan adanya bantuan tersebut sangat bermanfaat dan menghasilkan rajangan tembakau yang kualitasnya bagus,” jelasnya (26/11).
Eko berharap, pemerintah terus memperhatikan para petani khusunya petani tembakau.
Terlebih, Adanya bantuan Alat Rajang Tembakau tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta juga kualitas tembakau.
“Yang tentunya akan berdampak terhadap kesejahteraan para petani,” terangnya.
Dinas Pertanian Jombang menyebut dari DBHCHT di APBD tahun 2024 telah mengalokasikan sarana dan prasarana penunjang budidaya tanaman tembakau.
Di antaranya, motor angkut roda tiga sebanyak 10 unit, pompa air diesel 4 inch sebanyak 10 unit. Traktor rotary sebanyak delapan unit dan tractor roda dua 9 unit.
Ada pula pupuk NPK tembakau sebanyak 290.000 kg dan pupuk KNO3 tembakau 29.000 kg.
’’Ada juga bantuan mesin alat rajang sebanyak 11 unit, cultivator 11 unit dan pembangunan jalan usaha tani serta irigasi di 7 lokasi,’’ terang M Rony, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.
Dengan adanya bantuan ini, tentunya produktifitas tembakau di Kabupaten Jombang bisa lebih meningkat lagi.
’’Para petani juga bisa meningkatkan kualitas tembakau rajangnya. Karena memiliki alat yang memadai,’’ bebernya. (riz)
Editor : Achmad RW