RadarJombang.id - Kabar adanya mobil siaga desa atau MSD di Jombang yang digadaikan Kepala Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan GAS hingga kini masih jadi sorotan.
Hasil penelusuran Jawa Pos Radar Jombang, MSD dengan nopol S 1344 OP tampak terparkir di rumah Praptono, warga Dusun Kepuh Gang 8 Desa Kampung Baru, Plandaan.
Mobil tersebut dikabarkan sudah berada di rumah tersebut sejak beberapa hari lalu.
Anang warga yang ditunjuk sebagai sopir MSD mengaku, mobil tersebut berada di rumahnya sejak beberapa hari ini.
Ini setelah, Subandi, warga yang sebelumnya diminta menjadi sopir MSD sakit dan tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai sopir.
”Jadi, awalnya MSD ini ada di rumah pak Subandi sopir MSD, tapi beliau sakit komplikasi, jadi saya sementara yang diminta pak kades gantikan nyopir,’’ ujar dia.
MSD tersebut, kata dia, masih digunakan dan berfungsi sebagai mestinya.
Saat ada warga sakit, ia bersedia mengantar ke rumah sakit/pelayanan kesehatan. ”Sementara ini saya yang sopiri,’’ tandasnya.
Disinggung terkait dugaan penggadaian MSD oleh kades, Anang membantah hal itu.
”Itu tidak benar, tapi saya tidak tahu dan sebaiknya sampean tanya langsung ke pak kades,’’ pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Kampung Baru, Plandaan Jombang GAS diduga gadaikan mobil siaga desa atau MSD dan sebuah motor dinas perangkat desanya.
Baca Juga: Kades di Jombang Bermasalah Hingga Gadaikan Mobil Siaga Desa juga Motor Dinas, Warga Ikut Resah
Mobil siaga desa dan motor dinas itu, jadi jaminan utang puluhan juga yang dimiliki kades buntut kegiatan hiburan dangdut yang diselenggarakannya namun ia tak sanggup membayar.
Upaya konfirmasi kepada GAS belum membuahkan hasil. Baik panggilan ke nomor seluler, termasuk upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadi juga belum direspons.
Sementara Itu, upaya konfirmasi dengan mendatangi kantor Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan belum membuahkan hasil.
Pasalnya, GAS tak terlihat di kantor desa saat jam kerja.
”Tadi sempat ke sini lalu pak kades lalu keluar,’’ terang salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW