RadarJombang.id – Pengerjaan proyek sentra PKL Ahmad Dahlan Jombang terus dikebut.
Di sisi lain, Pemkab Jombang juga mulai menvalidasi data para PKL yang nantinya akan menempati kawasan sentral PKL tersebut.
Pemkab menargetkan sebelum pergantian tahun baru para pedagang sudah dipindahkan ke kawasan sentra PKL.
”Target kami pada saat malam tahun baru, kita usahakan PKL kita pindah dan menempati tempat yang baru (sentra PKL Jl KH Ahmad Dahlan),” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Minggu (3/10).
Agus menegaskan, sesuai perencanaan awal, kawasan sentra PKL nantinya digunakan untuk menampung eks PKL di kawasan Alun-Alun Jombang yang kini menempati sepanjang Jl Dr Soetomo.
Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepala OPD terkait untuk mendata PKL, terutama yang akan menempati kawasan sentra PKL.
”Jadi, kaitannya dengan PKL sudah mulai kami validasi bersama dengan paguyuban,” kata Agus.
Pendataan dan validasi, lanjut Agus, perlu dilakukan. Sebab, selama ini perkembangan PKL begitu pesat, terutama di kawasan perkotaan.
Hampir di seluruh ruas bahu jalan ditempati PKL berjualan setiap harinya. Namun demikian, pihaknya tetap memprioritaskan eks pedagang kawasan-kawasan alun-alun.
”Jadi, kami mengakomodir terhadap PKL yang dulu mangkal di alun-alun dan saat ini bertempat di Jl Dr Soetomo, makanya data ini harus benar-benar valid,” ujar Agus.
Setelah data sudah valid, mereka bakal diboyong ke sentra PKL Jl KH Ahmad Dahlan.
Meski pekerjaan kini masih berlangsung, pemkab sudah memasang target sebelum tutup tahun pedagang sudah menempati area itu.
”Dengan begitu, pekerjaan sentra PKL Jl KH Ahmad Dahlan harus tuntas sesuai kontrak kerja,” tandasnya.
Lantas bagaimana dengan PKL lainnya? Dia belum berani memastikan. ”Kita usahakan seperti itu,” sambung dia.
Seperti diketahui, pemkab menggelontorkan anggaran mencapai Rp 8,1 miliar dari APBD 2023 untuk pembangunan sentra PKL Jl KH Ahmad Dahlan.
Perjalanannya proyek dengan pelaksana PT Noval Indo Pratama gagal menyelesaikan pekerjaan.
Tahun ini atau 2024 proyek dilanjutkan. Anggaran dipecah menjadi beberapa item kegiatan.
Masing-masing pembangunan landasan playground anggaran Rp 200 juta, pembangunan playground Rp 1,9 miliar.
Serta bersumber APBD perubahan 2024, masing-masing lanjutan proyek dengan pagu Rp 3,6 miliar, dan paket membran kanopi atap sebesar Rp 2,6 miliar. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW