RadarJombang.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan akan terjadi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Jawa Timur yang berpotensi adanya bencana hidrometeorologi.
BMKG, juga memperkirakan potensi cuaca ekstrem itu akan berlangsung selama 31 Oktober 2024 hingga 6 Novbemvber 2024.
Cuaca ekstrem yang dimaksud BMKG itu, termasuk adalah peningkatan curah hujan, banjir, tanah longsor, angin kencang bahkan putting beliung.
Inilah sejumlah Kabupaten dan Kota di Jawa Timur yang akan mengalami peningkatan intensitas cuaca ekstrem:
1. Kabupaten Blitar
2. Ponorogo
3. Probolinggo
4. Tulungagung
5. Bangkalan
6. Banyuwangi
7. Bondowoso
8. Gresik
9. Kota Surabaya
10. Sidoarjo
11. Kabupaten Jember
12. Lumajang
13. Malang
14. Ngawi
15. Jombang
16. Kediri
17. Magetan
18. Kota Batu
19. Madiun
20. Mojokerto
21. Pacitan
22. Trenggalek
23. Kota Madiun
BMKG juga menjelaskan, cuaca ekstrem itu dipicu beberapa faktor, termasuk peningkatan suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang hangat, yang meningkatkan pasokan uap air di atmosfer.
“Saat ini, sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan,” ungkap BMKG dalam pernyataan resminya.
Selain itu, ada juga faktor tingginya kelembaban udara dari lapisan bawah hingga menengah mendukung terbentuk awan-awan konvektif yang padat dan masif.
Hal ini, juga diperparah dari adanya daerah konvergensi atau pertemuan massa udara serta gangguan gelombang atmosfer Rossby.
“Kondisi ini yang menciptakan kondisi ideal bagi terbentuknya awan hujan di wilayah Jawa Timur,” tambah BMKG.
Gelombang Equatorial Rossby atau Rossby Ekuator sendiri, adalah fenomena yang terjadi di atmosfer atau lautan yang berotasi secara berpasangan dan bergerak ke arah barat di sekitar kawasan ekuator.
Gelombang ini, juga dikenal dengan istilah gelombang planet, berbentuk gelombang yang terbentuk secara alami akibat rotasi planet.
Memiliki gelombang yang begitu besar dan sehingga dapat merubah iklim bumi. dan gelombang ini yang menyebabkan hujan di beberapa wilayah Jawa Timur.
“Kami menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang dalam sepekan ini," demikian keterangan BMKG.
BMKG mengingatkan agar daerah yang tersebut di atas ini perlu waspada dan berhati-hati dan juga waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem-ekstrem lainya.
“Selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website kami, dan informasi peringatan dini tiga harian dan peringatan dini dua hingga tiga jam ke depan yang selalu kami bagikan melalui website BMKG Juanda," pungkasnya. (riz)
Editor : Achmad RW