RadarJombang.id – Proyek sentra PKL Ahmad Dahlan Jombang sepertinya bakal dituntaskan tahun ini.
Selain pembangunan playground dan melanjutkan pekerjaan tahun 2023 yang gagal selesai, tahun ini pemkab juga menggelontorkan anggaran mencapai Rp 2,7 miliar untuk pembangunan tempat pedagang berjualan.
Pekerjaan pembangunan tempat pedagang atau lokasi jualan PKL tersebut, rencananya dilaksanakan Dinas PUPR Jombang.
”Benar untuk pembangunan atapnya ada di kami,” ujar Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi saat dikonfirmasi, Selasa (29/10) kemarin.
Dikatakannya, saat ini pekerjaan sudah akan berjalan. Pengadaan sendiri melalui e-Katalog.
”Karena berupa barang pengadaan melalui e-Katalog. Segera berjalan proyeknya,” ungkap Bayu.
Dirinya mengungkapkan, pemasangan atap ini hanya pada titik-titik yang nantinya digunakan untuk PKL.
”Untuk bentuknya nanti seperti payung dan setengah lingkaran,” bebernya.
Bahan yang digunakan atap, yakni menggunakan bahan membrane. ”Nanti pembangunannya menggunakan bahan membrane,” katanya.
Sesuai kontrak kerja, nantinya pekerjaan pembangunan atap untuk PKL akan tuntas pada 20 Desember.
”Pembangunanya memang bareng dengan pemasangan paving. Jadi tidak berpengaruh atau menganggu pekerjaan lainnya,” pungkas Bayu.
Untuk diketahui, proyek pembangunan sentra PKL di Jl KH Ahmad Dahlan menjadi salah satu proyek strategis daerah 2023.
Sumber anggarannya dari APBD 2023 sebesar Rp 8,1 miliar. Proyek itu dikerjakan PT Noval Indo Pratama.
Sesuai kontrak, pengerjaan selesai 14 Desember 2023, namun molor. Pemkab memberikan tambahan waktu selama 30 hari atau hingga 12 Januari 2024.
Namun, hingga jatuh tempo proyek tak bisa tuntas. Pemkab akhirnya memutus kontrak rekanan proyek.
Sementara itu, pada APBD perubahan 2024, pemkab melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang kembali mengalokasikan anggaran untuk menuntaskan proyek sentra PKL yang mandek.
Pemkab mengalokasikan anggaran mencapai Rp 3,6 miliar untuk menuntaskan beberapa item pekerjaan yang gagal dituntaskan pada 2023.
Di antaranya untuk kegiatan pavingisasi, penyelesaikan sejumlah taman, jaringan kelistrikan hingga akses jalan keluar yang tembus Jl Gubernur Soeryo.
Tidak hanya itu, di lokasi yang sama pada APBD perubahan pemkab juga mengalokasikan anggaran mencapai Rp 1,9 miliar untuk pengadaan playground.(yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW