RadarJombang.id - Petani semangka asal Desa Kedawong, Kecamatan Diwek Jombang ini sangat kreatif.
Kholifatur Rosyidah ,60, mengemas panen dengan menjadikan lahannya sebagai destinasi wisata petik buah dadakan.
Sawah yang ia tanami semangka cukup luas, sekitar 2 hektare.
Pengunjung yang datang dapat memilih dan memetik sendiri buah yang hendak dibeli lalu dibawa ke tenda untuk ditimbang.
’’Wisata ini baru dibuka Rabu (9/10), tujuannya untuk mengedukasi masyarakat atau pengunjung yang datang kesini,’’ katanya.
Para pengunjung wisata ia berikan edukasi tata cara memetik buah ala petani.
Sejak mulai panen Rabu (9/10) dan viral di media sosial (medsos), banyak warga yang berkunjung ke wisata dadakan petik buah itu.
’’Hari pertama buka terjual tiga ton, hingga hari ini kurang lebih total 5 ton semangka terjual,’’ ujarnya.
Akses masuk ke lokasi wisata petik semangka ini tergolong sangat mudah.
Kendaraan roda dua maupun roda empat bisa masuk dan tiket masuk pun gratis.
’’Pengunjung bisa membawa pulang semangka yang telah dipetik dengan harga Rp 5 ribu perkilogram,’’ jelasnya.
Sementara itu, Nita ,45, salah satu pengunjung mengaku sengaja datang beramai-ramai ke ke wisata dadakan tersebut.
Ia mengaku mendapat informasi wisata petik buah semangka dadakan itu dari medsos.
’’Karena tertarik saya mengajak rekan datang ke sini dan ternyata suasananya menyejukkan hati, semangkanya besar-besar dan manis,’’ ujarnya.
Ia mengaku senang bisa merasakan sensasi memanen buah semangka langsung dari sawah. (yan/jif/riz)
Editor : Achmad RW