Radarjombang.id - Musim bunga tabebuya yang bermekaran di kawasan Alun-Alun Jombang menarik perhatian para pengunjung.
Mereka tak mau melewatkan kesempatan untuk berswafoto dengan mengambil latar bunga tabebuya.
Pantauan di lokasi, tampak deretan bunga tabebuya di depan Pendopo Kabupaten Jombang sedang bermekaran.
Ada bunga tabebuya merah dan tabebuya putih. Momen rontoknya bunga jadi jujukan warga untuk berswafoto.
Ela, 18, salah satu pengunjung Alun-Alun Jombang mengatakan, momen bunga tabebuya bermekaran sangat jarang.
”Pada bulan bulan tertentu saja bermekaran, seperti saat ini,’’ ujar dia saat berswafoto dengan teman-temannya kemarin (30/9).
Baginya, momen bunga tabebuya bermekaran sangat pas digunakan swafoto. Sebab, setelah itu bunga akan rontok secara bergantian.
”Ini sekarang mulai rontok bunganya,’’ papar dia.
Terpisah, Miftahul Ulum Kepala DLH Jombang menyampaikan, bunga dengan nama latin handroanthus chrysotrichus ini memang sedang mekar-mekarnya.
Di alun-alun sendiri, bunga tabebuya ditanam sejak 2015 lalu.
”Ya sudah mulai bermekaran. Puncak mekar memang di musim kemarau,” ujar dia melalui Kabid Pengolahan Sampah dan RTH Jombang Amin Kurniawan.
Tak hanya di kawasan alun-alun, bunga tabebuya yang bermekaran juga terpantau di sepanjang Jl KH Wahid Hasyim dan Jl KH Romli Tamim.
”Paling lama bermekaran 1 mingguan, dan setelah itu mulai rontok,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Achmad RW