RadarJombang.id – Kondisi lampu perangkap hama di Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang memprihatinkan.
Lampu perangkap hama itu kondisinya tak terurus. Hingga seluruh bagian berkarat dan tak lagi berfungsi.
Pantauan di lokasi, lampu perangkap yang terpasang di pematang sawah kondisiya sudah tidak karuan.
Banyak kerusakan dan besinya berkarat. Bagian atapnya juga terdapat sarang burung.
Keterangan di lokasi, alat itu sudah lama tak lagi difungsikan. ’’Sudah lima tahun lebih nggak terurus,’’ kata Burhan salah seorang warga.
Saking lamanya rusak, membuat alat itu selama ini lebih banyak nganggur.
’’Kurang tahu dulu sampai kapan dipakai, terus nganggur,’’ imbuhnya.
Sepengetahuannya, usai dipasang kala itu setiap musim tanam padi ada petugas dari pertanian meninjau alat tersebut.
’’Dulu ada petugas yang kesini, ngecek. Setelah tidak ada petugas yang ke sini lagi, alatnya jadi makin rusak,’’ kata Burhan.
Perangkap itu sudah berdiri lama. Berdasar pelat yang tertempel di tiangnya, bertuliskan barang milik pemerintah 2012 Kementerian Pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Jombang, M Rony, melalui Kepala Bidang Perlindungan Pasca Panen dan Pemasaran Tanaman Pangan Perkebunan dan Holtikultura, M Jani, mengakui, beberapa alat serupa kini sudah tak lagi terpakai.
Baca Juga: Petani di Bandarkedungmulyo Jombang Gusar, Padinya Rusak Diserang Hama Wereng Jelang Panen
’’Jadi itu lampu perangkat, program kegiatan pemerintah pusat,’’ kata Jani.
Fungsinya, sebagai langkah awal mendeteksi potensi serangan hama di wilayah setempat.
’’Sifatnya menduga serangan hama yang dominan di wilayah itu,’’ ujarnya. Selama ini, tak ada perawatan pada alat itu. Sehingga mayoritas sudah tak lagi difungsikan. (fid/jif/riz)
Editor : Achmad RW