Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Detik-detik Karnaval Sound di Jombang Berubah Jadi Tawuran, Pesertadan Penonton Berhamburan

Achmad RW • Senin, 2 September 2024 | 15:13 WIB
Potongan video aksi tawuran dalam karnaval sound di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang
Potongan video aksi tawuran dalam karnaval sound di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang

RadarJombang.id - Kegiatan karnaval peringatan HUT RI di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang Jombang justru berujung aksi tawuran kelompok pemuda.

Tawuran itu, diduga dipicu perselisihan lama antara dua kelompok pemuda di internal kampung tersebut.

Buntut adanya tawuran, acara karnaval sound di Desa Rejosopinggir itupun dibubarkan lebih awal.

Dalam beberapa video yang diterima redaksi Jawa Pos Radar Jombang, aksi karnaval itu terlihat bermula dari aksi saling ejek antar kelompok pemuda yang sedang mengikuti karnaval.

Aksi yang awalnya saling ejek itu, kemudian berlanjut dengan saling lempar batu.

Aksi pun meluas dan melibatkan lebih banyak pemuda yang lain.

Dalam beberapa rekaman yang diterima, terlihat mereka saling tantang saling kejar hingga saling lempar.

Para pemuda yang bentrok itu, juga bersenjatakan batu hingga balok kayu yang ditenteng.

 

Kepala Desa Rejosopinggir Yoyok Supriyanto membenarkan adanya keributan tersebut. Ia pun belum mengetahui kelompok yang terlibat bentrok.

”Posisinya memang kacau tadi, tidak tahu apakah warga setempat atau ada dari luar juga, karena tidak banyak saya kenal,” ungkapnya.

Yoyok menjelaskan, desanya siang itu memang tengah mengadakan karnaval dan mengundang sejumlah sound untuk mengiringi.

”Tadi ada 7 blok, 5 sound yang lain jalan kaki dan becak sama anak sekolah, cuma kurang dua sound terus kejadian itu (tawuran) terjadi,” ungkapnya.

Usai kejadian tawuran itu, sejumlah petugas kepolisian dari polsek dan Koramil Tembelang disebut Yoyok sempat membantu mengamankan lokasi.

”Ya akhirnya dihentikan karnavalnya setelah kegiatan itu, dan tidak ada korban,” ungkapnya.

Kapolsek Tembelang Iptu Fadhilah yang dikonfirmasi juga tak menampik kejadian tawuran itu.

”Iya, tadi ada insiden memang, ya mungkin karena salah paham saja,” ungkapnya.

Pihaknya menyebut, tawuran itu akhirnya berhasil diredam dan dibubarkan tak lama setelah berlangsung.

”Langsung dibubarkan, kebetulan ada perangkat desa dan tiga pilar juga tadi. Sampai malam ini, tidak ada laporan adanya korban maupun laporan ke Polsek Tembelang terkait kejadian itu,” pungkasnya. (riz/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#detik-detik #Jombang #sound #karnaval #tawuran