Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Berkat Cukai Tembakau, Peningkatan Kualitas Tanaman dan SDM Petani di Jombang terus Tumbuh

Wenny Rosalina • Jumat, 30 Agustus 2024 | 16:31 WIB
Pembinaan panen dan pasca panen tembakau di Jombang yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)
Pembinaan panen dan pasca panen tembakau di Jombang yang dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)

RadarJombang.id - Penyaluran DBHCHT di Jombang juga dimanfaatkan untuk mendukung kinerja petani dalam menghasilkan tembakau terbaik.

Di Jombang, anggaran bagi hasil cukai hasil tembakau tersebut dimanfaatkan untuk pemberian sarana prasarana hingga peningkatan SDM petani.

’’Untuk meningkatkan kualitas tembakau kita berikan dalam bentuk sarana prasarana budidaya tembakau sampai peningkatan SDM petani,’’ kata Kepala Dinas Pertanian Jombang, Ir Muh Rony MM.

Di antaranya, pemberian pupuk, untuk luas tanam tembakau di tahun 2024 mencapai 5.593,64 hektare.

Dinas Pertanian Kabupaten Jombang telah melepas dua varietas lokal tembakau andalan Kabupaten Jombang.

Varietas Jinten Pakpie dan Manilo serta Varietas Jinten Pakpie 2.

’’Subsidi pupuk tembakau sudah dicabut, maka kami bantu petani tembakau untuk dapat pupuk itu,’’ katanya.

Juga ada bantuan berupa motor angkut roda tiga, pompa air dan selang, pompa air diesel, traktor roda dua.

Juga bantuan mesin alat rajang, terpal, timbangan duduk, widik, pembangunan jalan usaha tani, dan pembangunan jaringan irigasi.

Juga ada peningkatan SDM petani tembakau, diberikan dalam bentuk pelatihan budidaya tembakau sampai dengan pasca panen tembakau.

Seperti demplot pembenihan tembakau satu hektare, demplot varietas unggul tembakau 1,5 hektare.

Baca Juga: Jalin Sinergi, Pemkab Jombang Amankan Puluhan Ribu Rokok Ilegal dalam Setahun

Ada pula demplot identifikasi pemupukan berimbang tembakau dengan mengunakan vermikompos yang merupakan kerjasama Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Pengembangan kemitraan tembakau dan festival perkebunan.

Upaya regenerasi petani tembakau juga dilakukan, dengan mengadakan kegiatan agropreneur muda yang dilaksanakan Poktan Rayung Kecamatan Kudu.

Melibatkan milenial (usia 24 - 39 tahun) dalam berusaha taninya dan wajib menjalin kemitraan (PR Jaleca).

’’Alhamdulillah tahun ini Kabupaten Jombang terpilih menjadi juara I agropreneur award se-Jawa Timur (mendapat 4 kambing untuk bisa di manfaatkan dala menunjang usahatani tembakau),’’ ucapnya.  (wen/jif/riz)

 

Editor : Achmad RW
#cukai #Tembakau #petani #DBHCHT #Jombang #sdm