Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

DLH Cek Pabrik Bulu Ayam di Kabuh Jombang, Temukan Alat dengan Spek Rendah

Achmad RW • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 14:09 WIB
Petugas DLH saat melakukan pengecekan ke lokasi pabrik bulu ayam di Kabuh, Jombang
Petugas DLH saat melakukan pengecekan ke lokasi pabrik bulu ayam di Kabuh, Jombang

RadarJombang.id – Aksi unjuk rasa warga Desa Manduro memprotes dampak bau menyengat dari aktivitas pabrik bulu ayam di Desa Karangpakis, Kabuh  Jombang direspons Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tim DLH menemukan kerusakan pada salah satu alat produksi di pabrik bulu ayam tersebut.

DLH juga menyebut ada dugaan spek alat yang digunakan dalam pabrik bulu ayam tersebut bermutu rendah.

Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum pihaknya sudah menerjunkan tim ke lokasi pabrik bulu ayam di Kabuh itu pada Kamis (1/8).

Saat itu, tim menemukan aktivitas produksi sudah berhenti usai aksi protes warga pada Rabu (31/7) malam.

”Sehingga bau memang sudah tidak terlalu parah. Bau masih ada namun di sekitar pabrik saja, di dekat lokasi produksi,” ungkapnya melalui Kabid Wasdal Gakkum Yuli Inayati.

Ina menjelaskan, bau tersebut berasal dari aktivitas loading dan penyimpanan bahan baku bulu ayam yang diolah di pabrik itu.

”Mereka memang tidak berproduksi, tapi loading barang tidak bisa dihentikan karena mereka sudah terikat kontrak,” lontarnya.

Dari pengecekan yang dilakukan tim DLH, Ina menyebut pemasalahan sumber bau yang diprotes warga asalnya berbeda dengan asal bau pada masalah sebelumnya atau Mei lalu.

Masalah itu, adalah adanya kerusakan pipa saluran uap air dari tungku pembakaran menuju bak penampungan air.

”Jadi terjadi berkali-kali itu kasusnya berbeda sebenarnya. Yang lalu kan IPAL sudah diatasi, ini kasusnya berbeda lagi, karena ada alat yang kemudian lepas yang menyebabkan baunya ke mana-mana itu,” lontarnya.

Baca Juga: Bau Busuk Muncul Lagi, Warga Kembali Geruduk Pabrik Bulu Ayam di Kabuh Jombang

Dari hasil pemeriksaan, Ina juga menduga masalah itu muncul karena buruknya spek pada alat yang digunakan.

”Lebih ke kesalahan karena pemilihan spek alat. Ya karena mereka perusahaan baru dan tidak punya ahli di bidang itu dan karena itu mereka sekarang minta pendampingan juga dari ITS,” lontarnya.

(riz/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#DLH #pabrik bulu ayam #Jombang #kabuh