RadarJombang.id - Meski telah dipasang papan larangan hal itu tak menyurutkan minat warga untuk terus berenang di Bendung SI Mrican Kanan Desa Kepuhkajang, Perak atau Dam Sky.
Seperti yang terlihat hingga Minggu (30/7), sore sejumlah anak masih terlihat mandi di hilir bendungan yang disebut dam sky itu.
Jumlah mereka, memang tidak terlalu banyak terlebih jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya atau sebelum papan larangan dipasang.
“Masih ada yang mandi juga kok, tapi memang tidak terlalu banyak, tidak seperti sebelumnya,” ungkap Anwar, warga di lokasi.
Pemasangan papan itu sendiri, memang disebutnya dilakukan perangkat desa setempat.
“Tapi memang karena sudah viral, banyak terus yang datang, bahkan dari luar kota kalau pas akhir pekan,” lanjutnya.
Ia menyebut, pemasangan papan peringatan itu memang penting, meskipun disebutnya tak akan terlalu berdampak besar.
“Karena Cuma imbauan, tidak ada penjagaan, ya tetap ada saja yang mandi,"ungkapnya.
Hal senada, juga diungkap Candra, 13, salah satu anak yang mandi di sungai.
Ia menyebut tahu perihal papan larangan itu.
“Ya tahu kalau katanya dilarang, tapi kan lumayan gratis, jadi ya seru saja,” ungkapnya.
Baca Juga: Terungkap! Hasil pengecekan menyebut Ada Dua Titik Bocoran di Dam Karet Jatimlerek
Ia menyebut, ia dan banyak temannya memang memilih untuk mandi di dam sky itu karena gratis dan airnya relative bersih.
“KAlau mau aman ya pakai ban saja, tinggal sewa ad aitu,” pungkasnya. (mg7/riz)
Editor : Achmad RW