Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Masuki Tahun Pelajaran Baru, Pesanan Batik Sekolah di Jombang Laris Manis

Anggi Fridianto • Selasa, 9 Juli 2024 | 19:43 WIB
KEBUT PESANAN: Produsen batik tulis di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek mengebut pesanan Kamis (4/7).
KEBUT PESANAN: Produsen batik tulis di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek mengebut pesanan Kamis (4/7).

Radarjombang - Momentum tahun pelajaran baru 2024-2025, membawa berkah bagi perajin batik di Jombang. Salah satunya dirasakan Sutrisno, perajin batik asal Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek.

Momentun tahun ajaran baru sekolah pesanan batik melonjak hingga 60 persen.

Di rumahnya, tampak sejumlah pekerja sibuk mengebut pesanan batik.

Bermodalkan canting dan malam yang telah dipanaskan, mereka lihai membatik di atas kain polos.

”Ya, ini kita sedang mengebut pesanan kain seragam batik, karena ini jelang masuk tahun pelajaran baru,” ujar Sutrisno kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (4/7).

Ia mengakui, pesanan batik yang datang kepadanya naik hingga 60 persen. Paling banyak adalah pesanan dari sekolah lingkup Kemenag Jombang.

”Paling banyak dari lingkup madrasah mulai MI, MTs. Kalau untuk SMPN yang melalui dinas pendidikan masih menunggu pendafaran siswa baru selesai,’’ papar dia.

Satu sekolah ada yang memesan hingga 4.000-5000 meter.

”Jadi, yang dipesan rata-rata adalah jenis printing. Bukan jenis cap atau tulis. Sebab, mereka sudah menyediakan motifnya, kita tinggal cetak saja,’’ papar dia.

Diakui Sutrisno, pemesan batik bukan hanya dari Jombang. Bahkan dari sekolah di Gorontalo juga rutin memesan kepada dirinya setiap tahun.

”Ada juga MI dari Gorontalo dan sudah menjadi langganan rutin,’’ jelas dia.

Sejak bulan lalu, ia mengakui omzet dari pesanan seragam batik meningkat hingga 60 persen. Dari yang biasanya Rp 10 juta menjadi Rp 33 juta lebih.

Bahkan, pada puncak-puncaknya, ia bisa meraup cuan hingga Rp 50 juta dalam masa tahun pelajaran baru.

”Memang di sini sering jadi jujukan sekolah untuk seragam batik sekolah,’’ pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Achmad RW
#Tahun Pelajaran #Jombang #batik #2024 2025