Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ini yang Dilakukan Gus Sentot Saat Bertemu Warga Jombang yang Jadi Perantau di Kalimantan

Rojiful Mamduh • Jumat, 5 Juli 2024 | 17:26 WIB

HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot) bersama Jarwo, warga Plemahan Sumobito yang bekerja di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (20/6).
HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot) bersama Jarwo, warga Plemahan Sumobito yang bekerja di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (20/6).
 

RadarJombang.id - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), selalu memikirkan warga Jombang.

Bahkan saat kunjungan luar kota pun, dia sempatkan menyapa warga Jombang di perantauan.

’’Saat kunjungan ke Banjarbaru Kalimantan Selatan (20/6) saya ketemu Jarwo dari Plemahan Sumobito,’’ kata Pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso.

Di Banjarbaru itu, Jarwo disebut Gus Sentot membuka bengkel tambal ban.

’’Saya support dan saya motivasi agar giat bekerja,’’ ucap ketua DPC Demokrat Jombang ini.

Menurut Gus Sentot, bekerja adalah hal yang sangat mulia.

’’Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam pernah mencium tangan kuli batu yang kasar dan mengatakan bahwa tangan itu tak akan tersentu api neraka,’’ ujar bendahara ikatan sarjana NU (ISNU) Jombang ini.

Nabi juga bersabda; Barangsiapa yang di waktu sore merasa capek karena bekerja dengan kedua tangannya dalam mencari nafkah, maka di saat itu diampuni dosanya.

’’Nabi juga bersabda; Ada dosa-dosa yang tidak dapat dihapus kecuali dengan kesusahan mencari nahkah keluarga,’’ urai ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.

Ia, kemudian memberikan sedekah kepada Jarwo. Sedekah itu, diniatkan untuk kedua orang tuanya.

’’Semua jariyah saya niatkan untuk ayah ibu,’’ ucap putra almarhum KH Ahmad Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Aly Lirboyo ini.

Orang-orang dirantau sangat senang kala dia temui. ’’Ketemu sesama orang Jombang di rantau itu seperti ketemu keluarga,’’ terang ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.

Gus Sentot juga memintanya mampir ketika pulang ke Jombang.

’’Orang-orang Jombang di rantau itu pekerja keras. Mereka juga dikenal sebagai orang yang baik dan suka membantu orang lain,’’  urai alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri.  (jif/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Jombang #warga #kalimantan selatan #banjarbaru #gus sentot #perantauan