RadarJombang.id – Pembukaan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) ke-45 di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Dusun Kombo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang, Senin (1/7), sukses dan meriah.
Ini merupakan upaya melahirkan generasi muda berkarakter dan religius.
Pembukaan ditandai pembagian 400 paket sembako kepada masyarakat pra sejahtera yang dilakukan DPD LDII Jombang dan jajaran pengurus Ponpes Gadingmangu Perak, Jombang.
Pj Bupati Sugiat diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang, Anwar.
Seremoni pembukaan di tenda agung utama diikuti 1.200 peserta perkemahan se-Indonesia.
Dihadiri Pimpinan Ponpes Gadingmangu KH Basiya Adhi Banadi, Ketua DPD LDII Jombang Drs Widodo, Forkopimcam Wonosalam dan tamu undangan.
Ketua Panitia Permata CAI ke-45, Toto Raharjo, menyampaikan, kegiatan tersebut digelar selama empat hari, 1-4 Juli.
’’Kegiatan ini diikuti 1.200 peserta dari santri Ponpes Gadingmangu, siswa SMA, dan SMK Budi Utomo, serta alumni yang ada di berbagai wilayah di Indonesia,’’ urainya mengawali sambutan.
Kegiatan bertema; Perhebat karakter pemuda yang profesional religius dan berazaskan Pancasila guna memperkokoh eksistensi bangsa di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemuda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Utamanya untuk membentuk insan yang berjiwa Pancasila.
Serta meningkatkan peran pemuda agar memiliki rasa cinta tanah air dan berwawasan kebangsaan.
’’Juga untuk menguatkan karakter luhur yang bersendikan pada akar budaya bangsa dan religiusitas. Serta mengisi liburan sekolah khususnya bagi para pelajar, santri dan mahasiswa dengan kegiatan yang bersifat positif dan bermanfaat,’’ paparnya.
Selama mengikuti perkemahan, peserta juga diberikan motivasi dan edukasi dari stakeholder terkait.
Misalnya, Kejaksaan Negeri Jombang memberikan materi terkait hukum.
Juga ada materi bisnis syariah online.
Diharapkan, edukasi itu dapat menumbuhkembangkan semangat generasi muda yang berjiwa entrepreneurship, mandiri, terampil, dan berdaya saing.
Perkemahan juga dimeriahkan gelar budaya santri.
Pameran promosi produk UMKM santri sebanyak ratusan stan yang berada di lingkungan Bumi Perkemahan Kosambiwojo.
’’Kita harapkan, kegiatan ini berdampak positif mendongkrak perekonomian masyarakat,’’ ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Achmad RW